Yogyakarta (ANTARA News) - Polda DIY meluncurkan satuan tugas pengamanan kawasan wisata Keraton-Malioboro-Tugu sebagai upaya meningkatkan keamanan dan kenyamanan masyarakat dan wisatawan.

"Kawasan Keraton Yogyakarta, Malioboro dan Tugu adalah daerah tujuan wisata utama di Yogyakarta, kami berharap dengan adanya satuan tugas yang lebih terpadu ini dapat meningkatkan keamanan dan kenyamanan wisatawan dan masyarakat yang ada di kawasan tersebut," kata Kapolda DIY Brigjen (Pol) Oerip Subagyo usai apel peluncuran satuan tugas pengamanan di halaman Benteng Vredeburg Yogyakarta, Minggu.

Menurut dia, upaya pengamanan objek vital di kawasan tersebut sebelumnya hanya dilakukan oleh 12 personel kepolisian dari Polresta Yogyakarta dan dengan adanya satuan tugas tersebut maka akan ada tambahan personel pengamanan dari Polda DIY dan kepolisian lalu lintas.

"Dengan demikian, upaya pengamanan bisa dilakukan dengan lebih maksimal dan dalam jangka waktu yang lebih lama. Pengamanan dilakukan sepanjang hari," katanya.

Ia menambahkan, guna mendukung ketugasan pengamanan objek vital tersebut maka akan ditambah pos pengamanan di tiga titik, yaitu di kawasan Keraton Yogyakarta, di Tugu dan di bagian tengah ruas Jalan Malioboro. Selama ini, pos pengamanan hanya ada dua, yaitu di Teteg Sepur dan di simpang empat Titik Nol Kilometer.

"Harapannya, jika terjadi sesuatu, maka dapat diselesaikan di pos dan tidak perlu harus sampai ke polsek terdekat," katanya.

Sejumlah kerawanan yang berpotensi muncul di kawasan utama wisata tersebut di antaranya adalah tindak kriminal hingga peredaran minuman keras, narkotika, penganiayaan dan kepadatan lalu lintas.

"Hal-hal seperti itu harus bisa diantisipasi sejak awal. Jangan sampai mengganggu keamanan dan kenyamanan wisatawan," katanya.

Di dalam apel peluncuran satuan tugas tersebut Kapolda DIY menyempatkan diri meninjau secara langsung kesiapan prasarana pendukung seperti kendaraan patroli yang terdiri dari berbagai jenis mulai dari sepeda, sepeda motor, hingga mobil.

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014