Chicago (ANTARA News) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange berakhir naik tipis pada Senin (Selasa pagi WIB), karena pasar ekuitas dan dolar AS melemah.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Desember naik 3,4 dolar AS, atau 0,28 persen, menjadi menetap di 1.218,8 dolar AS per ounce.

Tiga indeks utama di pasar saham AS membukukan kerugian pada tengah hari, sementara lonjakan singkat dalam dolar AS mendorong investor menuju aset-aset "safe haven". Indeks dolar, naik lebih dari tujuh persen sejak Juli, berkurang setelah mencapai tertinggi empat tahun baru pada Senin.

Emas menguat dalam sebuah perdagangan yang tipis karena investor mencerna laporan ekonomi bervariasi pada awal pekan yang sibuk dengan data ekonomi.

Para analis mengatakan emas bisa berada dalam pekan yang kasar lainnya, jika serangkaian data ekonomi utama, terutama laporan penggajian (payroll) non pertanian AS untuk September yang dipantau cermat AS pada akhir pekan ini, menunjukkan peningkatan lebih lanjut dalam ekonomi AS.

Emas berjangka mengakhiri hamparan kerugian empat minggu berturut-turut di tengah penguatan dolar dan data ekonomi yang relatif bergairah.

Perak untuk pengiriman Desember naik tiga sen, atau 0,17 persen, menjadi ditutup pada 17,567 dolar AS per once. Platinum untuk pengiriman Januari naik delapan dolar AS, atau 0,65 persen, menjadi ditutup pada 1.309,5 dolar AS per ounce.
(A026)

Editor: Desy Saputra
Copyright © ANTARA 2014