Jakarta (ANTARA News) - Manajer tim nasional bola basket putri Indonesia Augie Fantinus mengatakan surat keputusan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia dan Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas (Satlak Prima) untuk berlaga di SEA Games 2015 belum keluar.

"Kabarnya pemerintah masih sibuk mengurus Asian Games, padahal kita sudah jalan sejak bulan Agustus, katanya keluar September, sampai sekarang belum ada," kata Augie di Jakarta, Kamis.

Menurut dia, ketika membawa nama sebuah negara yang berjuang dalam kompetisi olahraga internasional pemerintah harus senantiasa untuk mendukungnya. Namun yang terjadi hingga kini belum ada kejelasan terkait hal tersebut.

Pihaknya tidak tahu sampai kapan timnas bakal latihan sendiri tanpa dukungan dari pemerintah padahal mereka sudah mempunyai sejumlah program sebelum berlaga di SEA Games.

"Saya sudah punya program uji coba ke Tiongkok, namun melihat kita masih memakai uang pribadi dalam pendanaan, akhirnya saya tunda," katanya.

Augie menjelaskan ketika sebuah tim sudah mempunyai materi pemain bagus disertai progam latihan yang memadai namun tanpa adanya dukungan maka langkah untuk mengejar prestasi akan terhambat.

Ia berharap semoga pemerintah segera tergerak hatinya untuk mendukung pelatnas bola basket karena pihaknya yakin timnas untuk SEA Games berpeluang menyumbangkan medali.

"Saya melihat pemain tahun ini lebih bagus dari tahun sebelumnya, muda-muda, bersemangat disertai kualitas bagus, dan saya masih tetap akan memperjuangkan kejelasan itu," kata Augie.

(SDP-91/T004)

Pewarta: Sigid Kurniawan
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2014