Solo (ANTARA News) - Persis Solo telah menyiapkan susunan pemain terbaiknya untuk merebut poin penuh menghadapi PSCS Cilacap dalam pertandingan delapan besar Divisi Utama Liga Indonesia di Stadion Manahan, Jawa Tengah, Minggu (12/10).

"Kami sudah menyiapkan susunan pemain terbaik yang akan diturunkan menghadapi PSCS termasuk tidak pemain yang akan dikenai sanksi Komisi Disiplin PSSI," kata Pelatih Persis Solo Widyantoro, di Solo, Jateng, Sabtu.

Menurut Widyantoro, karena belum keluarnya surat resmi terkait sanksi yang diterima tiga pemainnya yakni Hendri Aprilianto (beck), Bayu Nugroho (gelandang), dan Fandi Edy (beck), maka Persis masih banyak pilihan yang siap tempur melawan PSCS.

Ketiga pemainnya tersebut, kata dia, sebelumnya terkena skorsing tidak boleh main satu kali pertandingan dari PSSI saat Persis melawan tuan rumah Martapura FC, beberapa waktu lalu.

Namun, kata dia, surat resmi dari PSSI hingga sekarang belum keluar sehingga ketiganya masih bisa diturunkan.

"Satu pemainnya saja yang absen melawan PSCS, yakni Tinton Suharto karena terkena kartu merah," katanya.

Namun Widyantoro sudah menyiapkan posisi pengganti Tinton, yakni pemain muda potensial, Ainudin Defira yang memiliki karakter lincah dan gesit guna membantu serangan timnya.

Selain itu, pemain stopper Persis, Liswanto yang baru cedera belum bisa diturunkan, tetapi pengganti sudah ada, Rohmat Sabani, siap membendung setiap serangan yang akan dilancarkan PSCS.

Pemain beck, Sabani akan memperkuat lini pertahanan Persis bersama pemain asing yang merangkap kapten tim, Nnana Onana, serta Fandi Edy, Hendri Aprilianto menempati posisi beck kiri, dan kanannya.

Persis lini tengah akan diisi Bayu Nugroho, Javad Moradi, M Wahyu dan Andrid Wibawa. Keempat pemain itu, akan melakukan kolaborasi untuk menahan dan menyuplai bola ke depan, guna menciptakan peluang menjadi gol.

"Persis lini depan Ainudin dan Ferryanto masih menjadi andalan sebagai tuan rumah untuk membuat gol untuk timnya. Kiper utama Agung Prasetyo tetap menjadi andalan di bawah mistar gawangnya," kata Widyantoro.

Namun, kata dia, jika surat resmi tentang sanksi tiga pemainnya tersebut turun, maka Persis sudah menyiapkan sejumlah pemain penggantinya. Persis sudah siapkan alternatif pemain muda pengganti itu.

"Kami sudah meminta pemainnya untuk melupakan kekalahan yang menyakitkan saat melawan tuan rumah Martapura FC 1-0 melalui titik pinalti itu. Kami akan bangkit untuk mengejar poin, karena peluang masih terbuka," katanya.

Menyinggung soal kekuatan PSCS, Widyantoro menjelaskan, Cilacap tim yang kuat dan mereka memiliki kualitas merata sehingga semua harus diwaspadai.


(B018/D011)

Pewarta: Bambang Dwi Marwoto
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2014