Jumat, 9 Desember 2016

Panasonic akan kembangkan rumah ramah lingkungan

| 12.278 Views
id rumah ramah lingkungan, panasonic, kota pintar fujisawa
Panasonic akan kembangkan rumah ramah lingkungan
Presiden Komisaris PT Panasonic Gobel Indonesia Rachmat Gobel (kanan) bersama Managing Director Panasonic Asia Pasific Junichiri Kitagawa sedang meinjau salah satu stand produk Panasonic disela sela acara "Panasonic Solotion Forum" di Jakarta, Senin (13/10). Forum ini membahas tentang produk-produk rumah tangga Panasonic yang inovatif dan berkualitas tinggi serta solusi-solusi B2B/B2G terpadu di bidang keamanan, ritel, restoran cepat saji, dan manufaktur guna meningkatkan performa bisnis perusahaan. (FOTO ANTARA News/HO)
...saya akan bekerja sama dengan REI bagaimana mengembangkan rumah-rumah yang operasional biaya listriknya tidak mahal
Jakarta (ANTARA News) - PT Panasonic Gobel Indonesia tengah mengkaji untuk mengembangkan rumah yang ramah lingkungan di Indonesia dengan merangkul pihak Real Estate Indonesia (REI).

"Nah, nanti saya akan bekerja sama dengan REI bagaimana mengembangkan rumah-rumah yang operasional biaya listriknya tidak mahal," ujar Presiden Komisaris Panasonic Gobel Indonesia Rachmat Gobel di Jakarta, Senin.

Rahmat mengatakan, pihaknya juga berupaya membangun rumah yang perangkat elektroniknya ramah lingkungan dengan konsumsi energinya rendah, sehingga menggunakan biaya yang lebih sedikit untuk kebutuhan di rumah.

Saat ini, Panasonic tengah mengembangkan proyek pembangunan Kota Pintar Fujisawa yang berlokasi 50 km dari Tokyo, Jepang, hingga bertransformasi menjadi kota hemat energi.

Rachmat mengatakan, dengan wilayah seluas 19 hektar, kota ini akan dihuni oleh 3.000 orang dan 1.000 rumah dengan fasilitas-fasilitas yang komprehensif, termasuk fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Konsep kota pintar ini adalah untuk membawa energi ke dalam kehidupan, yang berarti menyediakan listrik sebagai sumber utama untuk kehidupan sehari-hari.

Menurut Rachmat, dengan menggabungkan konsep ramah lingkungan, kenyamanan dan keamanan, Kota Fujisawa bermaksud untuk mengurangi emisi CO2 atau karbondioksida hingga 70 persen dan penggunaan air hingga 30 persen, dengan tingkat ketergantungan terhadap energi terbarukan hingga 30 persen.

Tanpa energi dan pasokan air dari luar, kota tersebut bisa bertahan tiga hari dengan energi mereka sendiri, yang tersimpan di dalam baterai ramah lingkungan dengan sistem panel surya.

Editor: Fitri Supratiwi

COPYRIGHT © ANTARA 2014

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga