Medan (ANTARA News) - Ratusan prajurit Kodam I/Bukit Barisan telah dikerahkan untuk membuka dan membangun jalan baru di kawasan relokasi bagi pengungsi erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo.

Usai Dialog Wawasan Kebangsaan, Pangdam I/Bukit Barisan, Mayjen TNI Winston P Simanjuntak di Medan, Jumat, mengatakan personelnya telah mengerjakan proyek pembukaan jalan di Kabupaten Karo.

Menurut dia, pembangunan jalan di kawasan hutan tersebut, juga melibatkan prajurit Zeni Kodam I/BB, Kodim 0205/Tanah Karo dan masyarakat setempat.

"Pengerjaan jalan tersebut untuk relokasi bagi pengungsi erupsi Gunung Sinabung yang rumah mereka rusak akibat bencana alam tersebut," ujar jenderal bintang dua.

Pangdam menyebutkan, pembangunan jalan menuju relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung merupakan kegiatan positif.

"Kita akan bekerja keras untuk membangun jalan di relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung," kata Winston.


Jalan Desa Siosar

Informasi diperoleh menyebutkan, jalan yang akan dibangun untuk kepentingan relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung berlokasi di kawasan hutan produksi di Desa Siosar, Kecamatan Merek, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara.

Panjang jalan tersebut diperkirakan 6,5 kilometer dan menelan biaya sebesar Rp11,5 miliar.

Luas lahan yang akan dijadikan tempat tinggal bagi pengungsi Sinabung sekitar 30 hektare dan daerah perladangan adalah 450 hektare.

Sedangkan, jumlah pengungsi Sinabung yang akan direlokasi sebanyak 1.700 kepala keluarga (KK).

Tempat daerah relokasi pengungsi erupsi Gunung Sinabung hanya berjarak lebih kurang 7 kilometer dari Kota Kabanjahe, Ibu kota Kabupaten Karo. (*)

Pewarta: Munawar Mandailing
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2014