Jakarta (ANTARA News) - Asisten Deputi Urusan Sumber Daya Kesehatan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (KDPDTT) Hanibal Hamidi mengatakan program Jambore Perdesaan Sehat dapat mendongkrak kualitas kesehatan masyarakat di desa tertinggal.

"Sehingga bisa setara dengan daerah lain," ujar Hanibal di Jakarta, Selasa.

Dia menjelaskan layanan kesehatan di perdesaan tidak bisa dibebankan kepada Kementerian Kesehatan saja, tetapi juga menjadi kewajiban Kementerian Pekerjaan Umum untuk pengadaan air bersih dan

Kementerian Pertanian untuk ketahanan pangan.

"Yang terpenting dari Jambore Pedesaan Sehat ini terciptanya koordinasi antarkementerian untuk mengatasi kesenjangan layanan kesehatan di pedesaan," terang dia.

Sebelumnya, KPDPDTT menggelar bakti sosial di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) Sulawesi Selatan sebagai bagian dari dimulainya rangkaian Jambore Pedesaan Sehat 2014.

Pada bakti sosial itu, sebanyak 90 warga Kampung Jollo mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis. Kemudian sebanyak 30 anak dikhitan.

"Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk meningkatkan kepedulian sosial terhadap masyarakat terutama golongan ekonomi lemah.," jelas dia.

Bakti sosial Jambore Perdesaan Sehat 2014 di Kabupaten Pangkep juga akan dirangkai dengan kegiatan gotong royong pembangunan jamban di Kampung Leppe Kelurahan Bawasalo Kecamatan Segeri pada 15 November 2014.

"Kegiatan tersebut bertujuan untuk percepatan ketersediaan salah satu Pilar Perdesaan Sehat yaitu sanitasi yang baik untuk setiap rumah tangga, serta peningkatan keberdayaan masyarakat," papar Hanibal yang juga inisiator Pedesaan Sehat itu.
(I025/H015)

Pewarta: Indriani
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2014