Jakarta (ANTARA News) - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan guru hendaknya tidak hanya fokus mengajar tapi juga harus terus belajar karena ilmu pengetahuan terus berkembang.

"Guru harus belajar yang baik, seperti mengikuti penataran, pendidikan dan menguasai teknologi sehingga ilmunya bisa bertambah," katanya saat menghadiri acara Puncak Peringatan Hari Guru Nasional 2014 dan Hari Ulang Tahun ke-69 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Istora Senayan Jakarta, Kamis.

Wakil Presiden mengatakan ilmu pengetahuan selalu berkembang cepat dan para guru harus mengikuti perkembangannya supaya dapat mengajarkannya kepada para siswa.

"Kalau gurunya terus belajar dan memiliki ilmu yang baik maka bisa disampaikan kepada muridnya yang pada akhirnya bisa menciptakan kualitas manusia Indonesia," katanya.

Wakil Presiden juga menekankan kesejahteraan guru sangat penting dan pemerintah memperhatikannya.

"Namun kalau sudah sejahtera harus dibarengi dengan mutu pengajaran yang baik," katanya.

Ia juga menuturkan pentingnya peran guru dalam memajukan negara. Ia mencontohkan, Jepang menjadi negara yang hancur saat kalah dalam Perang Dunia II pada 1945.

"Saat hancur tersebut Kaisar Jepang bertanya masih ada berapa guru yang tersisa. Itu artinya guru merupakan sesuatu yang penting untuk kemajuan bangsa dan negara," katanya.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Anies Baswedan mengatakan jika Indonesia ingin sejahtera maka kualitas manusia harus ditingkatkan dan untuk meningkatkan kualitas maka pendidikan harus maju.

"Majunya suatu pendidikan ada ditangan guru," katanya.

Guru, ia mengatakan, sebaiknya bukan hanya sekedar mengajar dan mendidik tapi harus bisa memberikan inspirasi dan "melukis wajah Indonesia."

Acara puncak peringatan Hari Guru Nasional dihadiri oleh ribuan guru serta Ny. Mufidah Jusuf Kalla, Mendikbud Anies Baswedan, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Tedjo Edy Purdjianto, Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu, dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Ferry M Baldan.

Menteri Pariwisata Arief Yahya, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Yuddy Chrisnandi, Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi, serta Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin juga menghadiri acara itu.


Pewarta: Ahmad Wijaya
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2014