Untuk perdagangan saham pada hari ini IHSG diperkirakan bergerak berfluktuasi dengan peluang menguat terbatas
Jakarta (ANTARA News) - Indeks harga saham gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat, dibuka melemah tipis sebesar 1,53 poin atau 0,03 persen menjadi 5.151,16.

Sementara itu, indeks 45 saham unggulan (LQ45) melemah sebesar 0,38 poin (0,04 persen) ke level 886,09.

Head of Research Valbury Asia Securities Alfiansyah di Jakarta, Jumat mengatakan bahwa masih adanya kekhawatiran pasar terhadap penurunan harga minyak dunia yang terus mengalami penurunan hingga menyentuh level terendah dalam lima tahun terakhir membuat laju indeks BEI tertahan.

"Pelemahan minyak dunia memicu kekhawatiran terhadap kinerja dari sektor energi, termasuk dampak bagi sektor pertambangan lainnya seperti batubara dan logam," katanya.

Di sisi lain, lanjut dia, aktivitas pasar diperkirakan mengalami penurunan seiring dengan investor yang sebagian telah mulai mengurangi kegiatan menjelang libur Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

Namun di sisi lain, lanjut dia, kebijakan Bank Indonesia yang mempertahankan suku bunga acuan (BI Rate) di level 7,75 persen itu menandakan inflasi akan tetap terkendali sesuai dengan proyeksi, keputusan itu dapat menjadi sinyalemen positif bagi pasar.

"Untuk perdagangan saham pada hari ini IHSG diperkirakan bergerak berfluktuasi dengan peluang menguat terbatas," katanya.

Sementara itu, pada pada pukul 09.30 WIB indeks BEI terpantau bergerak ke area positif atau menguat sebesar 7,79 poin (0,15 persen) menjadi 5.160,37.

Bursa regional, di antaranya indeks Bursa Hang Seng menguat 74,51 poin (0,32 persen) ke 23.387,05, indeks Nikkei turun 216,11 poin (1,28 persen) ke 17.477,51, dan Straits Times menguat 12,08 poin (0,36 persen) ke posisi 3.331,33.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2014