Akan sulit menerapkan rekomendasi-rekomendasi itu."
Seoul (ANTARA News) - Korea Selatan mengenyampingkan kemungkinan berbagi dengan Jepang dalam penyelenggaraan Olimpiade Musim Dingin Pyeongchang 2018 karena tidak mungkin lagi untuk mengganti arena-arena sudah disiapkan secara matang.

Opsi untuk memindahkan sejumlah cabang olahraga seluncur seperti bobsleigh dan luge ke Nagano (Jepang) sempat diperdebatkan ketika Komite Olimpiade Internasioal (IOC) mengadopsi sejumlah perubahan aturan pekan ini yang memungkinkan olimpiade mendatang lebih fleksibel dalam penentuan lokasi cabang olahraga.

Perubahan itu bertujuan untuk menjadikan Olimpiade lebih hemat dan menjamin keberlanjutan dalam pencalonan kota-kota tuan rumah.

Meski Pyoengchang sempat mengalami masalah finansial saat persiapannya, ketua panitia Cho Yang-Ho mengatakan bahwa perubahan yang dilakukan IOC sudah terlambat.

"Akan sulit menerapkan rekomendasi-rekomendasi itu dengan perencanaan kami pada tahap ini, dimana pekerjaan konstruksi untuk semua arena sudah dalam kemajuan," kata Cho seraya mengkonfirmasikan bahwa semua cabang olahraga pada Olimpade Musim Dingin ini, termasuk untuk Paralympic, akan berlangsung di Korea Selatan.

Apalagi uji coba akan dimulai Februari 2016, jadi tidak ada waktu lagi membuat perencanaan baru, katanya.

Ia juga menegaskan bahwa pembangunan yang dilakukan juga telah mempertimbangkan penggunaannya setelah Olimpiade dan pengendalian biayanya.

(T004)

Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2014