Jakarta (ANTARA News) - Thailand yang maju ke final Piala AFF 2014 mengincar gelar juara setelah selalu gagal dalam 12 tahun terakhir di turnamen sepak bola antarbangsa Asia Tenggara itu.

"Target kami tetap sama, meraih juara," kata pelatih timnas Thailand Kiatisak Senamuang seperti dikutip Bangkok Post edisi online, Minggu.

Thailand bertemu Malaysia di final Piala Suzuki AFF yang dimainkan dua kali dengan sistem kandang dan tandang.

Pertandingan leg pertama berlangsung di Stadion Rajamangala Bangkok, Thailand, Rabu (17/12), sedangkan leg kedua di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (20/12).

"Leg pertama harus dapat kami menangkan," kata Senamuang.

Mengenai pemindahan tempat pertandingan di Malaysia yang sebelumnya di Stadion Shah Alam ke Stadion Bukit Jalil, mantan penyerang timnas Thailand itu mengatakan: "Kami siap main di mana saja."

Thailand telah tiga kali meraih juara Piala AFF, dan terakhir kali tahun 2002 ketika mereka mengalahkan Indonesia di final.

Setelah itu mereka sempat tiga kali lolos ke final namun kalah.

Jika tahun ini menang, Thailand dapat menyamai rekor Singapura yang telah empat kali juara Piala AFF.

Menurut Bangkok Post, 50 ribu tempat duduk di Stadion Rajamangala sudah habis terjual.

Panitia juga menyiapkan layar-layar raksasa di luar stadion.

Sementara itu pemain Malaysia Badhri Radzi yang langsung berperan dalam debut internasionalnya saat timnya mengalahkan Vietnam 4-2, berharap mendapat kesempatan lagi bagi pertandingan final tersebut.

"Saya harap pelatih memberi saya kesempatan main, agar saya bisa menolong tim meraih Piala Suzuki AFF," kata Badhri.

Menurut pemain asal Kelantan itu, pertandingan final nanti akan lebih berat.

"Pelatih perlu mengubah taktik, dan saya siap memberi yang terbaik jika dipercaya tampil," ujarnya seperti dikutip The Star.

(Uu.T004)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2014