Jakarta (ANTARA News) - Pemerintah Pakistan telah menetapkan tiga hari berkabung nasional sebagai sebuah respon terhadap serangan brutal Taliban di Peshawar, Selasa.

Kelompok bersenjata Taliban telah menyerang sebuah sekolah yang dikelola militer Pakistan, di mana sekitar 500 siswa dan guru sehari-hari beraktivitas.

Serangan biadab yang menjadi tragedi nasional ini menewaskan 126 orang, mayoritas siswa berusia 12--16 tahun.

Perdana Menteri Nawaz Sharif telah berada di Peshawar untuk memimpin operasi penyelamatan para sandera.

Orang nomor satu di Pakistan itu juga meminta agar semua pihak berkumpul untuk rapat di Peshawar besok, demikian The Guardian melaporkan.

Peristiwa di luar kemanusiaan ini telah mendulang keprihatinan dari banyak netizen sehingga hashtag #PeshawarAttack menjadi trending topic dunia.


Penerjemah: Ella Syafputri
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2014