Mexico City (ANTARA News) - Reformasi ekonomi ambisius Meksiko bisa memacu pertumbuhan, tetapi hanya jika negara itu dapat mengatasi kejahatan dan korupsi, OECD mengatakan Kamis.

Undang-undang yang disahkan oleh pemerintahan Presiden Enrique Pena Nieto bisa meningkatkan produktivitas dan investasi, dan menghasilkan pertumbuhan tahunan empat persen, Organisasi untuk Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan mengatakan dalam sebuah laporan, lapor AFP.

Reformasi termasuk menghapus monopoli minyak negara, membuka sektor telekomunikasi dan merombak sistem pajak.

"Agenda ambisius ini membuat Meksiko contoh yang harus diikuti oleh negara lainnya yang membutuhkan reformasi, tetapi implementasinya secara penuh sangat penting, dan upaya terpadu diperlukan di semua tingkat pemerintahan," kata Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria dalam penyajian laporan di Mexico City.

"Faktor fundamental tetap merupakan tantangan untuk memastikan bahwa lembaga-lembaga cukup kuat untuk menegakkan hukum dan peraturan secara efektif, menegakkan supremasi hukum, mengurangi korupsi dan menawarkan keamanan publik yang cukup untuk semua warga negara," kata Gurria.

Pena Nieto telah mendapatkan pujian internasional untuk langkah reformasinya, tetapi dia telah menghadapi tantangan terbesar kepresidenannya sejak dugaan pembunuhan 43 mahasiswa oleh geng yang didukung polisi tahun lalu.

(Uu.A026)

Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2015