Jakarta (ANTARA News) - Kompetisi bola voli terbesar di Tanah Air, Proliga 2015, menjadi ajang seleksi pemain tim nasional untuk persiapan SEA Games XXVIII 2015 di Singapura sehingga persaingan pemain antarklub semakin ketat.

"Proliga ini dijadikan ajang untuk memilih atlet terbaik dari klub yang bertanding. Harapannya tentu dari klub terbaik, akan memperoleh atlet yang terbaik juga untuk dipersiapkan pada SEA Games 2015," kata Ketua Umum PP PBVSI Imam Sudjarwo saat konferensi pers Pertamina Proliga 2015 di Jakarta, Rabu.

Imam meyakini bahwa kompetisi yang bernama Pertamina Proliga 2015 tersebut adalah satu-satunya wadah untuk menyeleksi pemain masing-masing 12 orang dari tim voli putra dan putri.

Proliga yang berlangsung dari 6 Februari hingga 19 April 2015 menyisakan waktu 7 bulan bagi pemain untuk berkonsentrasi pada pelatnas menuju SEA Games.

Oleh karena itu, usai Proliga, PBVSI ditargetkan sudah mengumpulkan 12 nama pemain untuk "digodok" menjelang SEA Games. Seleksi dilakukan dengan memantau dan mengevaluasi performa pemain saat bertanding di Proliga.

Mengingat waktu yang sempit, PBVSI juga telah melaksanakan pelatnas sebelum Proliga dimulai dan dapat dilanjutkan kembali usai Proliga. Konsentrasi pembinaan tidak hanya mengasah teknik, tetapi juga mental atlet juga akan diasah. Upaya tersebut.

"Selama Proliga, masih ada pemantauan dan evaluasi. Selain itu, di kompetisi ini juga bukan hanya teknik yang digembleng, tetapi juga mental. Tiga hari dalam seminggu mereka akan bertanding, jadi mental benar-benar diasah," kata Direktur Proliga Hanny Surkatty.

Hanny mengatakan tim seleksi pemain mulai aktif pada 22 April 2015. Training Camp (TC) pemain juga dimulai maksimal empat hari usai Proliga selesai.

PBVSI dan Proliga menargetkan tim voli putra bisa membawa pulang emas, sedangakan tim voli putri membawa perak pada SEA Games 2015.

(M053)

Pewarta: Mentari Dwi Gayati
Editor: Ella Syafputri
Copyright © ANTARA 2015