PBB, AS (ANTARA News) - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa Bangsa mengutuk keras serangan "keji" di sebuah hotel di Tripoli yang menewaskan sembilan orang dan mengatakan mereka yang berada di balik aksi teroris itu harus dihadapkan ke pengadilan.

Lima warga negara asing - Amerika, dua Filipina, seorang warga negara Prancis dan Korea Selatan - termasuk di antara mereka yang tewas ketika orang-orang bersenjata menyerbu hotel mewah Corinthia di ibu kota Libya.

Dalam satu pernyataan, Dewan Keamanan "mengutuk keras serangan teroris" tersebut dan menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang korban "tindakan keji ini".

Dewan juga mendesak semua politisi dan faksi-faksi di Libya untuk bekerja sama dengan PBB untuk meluncurkan proses politik "yang bertujuan mengatasi tantangan politik dan keamanan yang dihadapi negara."

Utusan PBB Bernardino Leon berusaha untuk menengahi kesepakatan untuk membentuk satu kesatuan pemerintah di Libya, yang telah dilanda konflik sejak menggulingkan Muamar Gaddafi pada 2011.

Para militan yang mengklaim memiliki hubungan dengan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan dalam satu pernyataan di Twitter, menurut SITE, seperti dilaporkan AFP.

(Uu.H-AK)

Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2015