Tirana (ANTARA News) - Hujan lebat dan salju mengguyur dan angin kencang menerjang seluruh wilayah Albania pada Rabu pagi (4/2), sementara kondisi banjir di wilayah Albania Selatan diperkirakan akan bertambah parah dalam beberapa hari ke depan.

Menurut Albanian Telegraphic Agency, Pemerintah Albania menyeru warga yang diungsikan di daerah yang paling parah terpengaruh agar tidak pulang ke rumah mereka sebab situasi masih kritis dan diperkirakan bertambah parah.

Pemerintah lokal dan sentral juga menyeru warga agar bekerjsama secara erat dengan awak darurat sipil di lapangan dan anasir Polisi Negara untuk melakukan pengungsian jika diperlukan, kata Xinhua, Kamis pagi.

Sementara itu salju dan es mengguyur beberapa wilayah Albania Utara pada Selasa malam sehingga menghambat lalu lintas di sepanjang jalan nasional. Dinas angkutan jalan raya menyeru pengemudi agar menggunakan rantai salju.

Kementerian Dalam Negeri Albania mengatakan di dalam satu siaran pers sehari sebelumnya bahwa sebanyak 5.000 hektare lahan di seluruh negeri tersebut direndam air akibat banjir selama empat hari belakangan.

Menurut Kementerian Dalam Negeri, lebih dari 420 keluarga telah diungsikan, sementara awak darurat juga telah mulai membagikan paket makanan dan selimut kepada warga di daerah yang paling parah dilanda bencana di Permukiman Novesele di Kota Vlora, Albania Selatan.

(Uu.C003)

Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2015