Denpasar (ANTARA News) - Sebanyak 27.675 pasien yang menderita penyakit kanker di Bali dan Nusa Tenggara tercatat mengikuti program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) selama Tahun 2014.

"Dari data itu kebanyakan pasien menderita kanker darah (leukemia), kanker payudara, kanker paru, kanker serviks," kata Kepala BPJS kesehatan Devisi Regional XI Bali Nusra, Ni Made Ayu Sri Ratna Sudewi, di Denpasar, Kamis.

Dari data penderita pasien kanker tersebut, pihaknya sudah mengeluarkan klaim sebesar Rp105,6 miliar.

Ia menambahkan bahwa pasien kanker yang datang berobat menggunakan JKN tersebut kebanyakan sudah masuk dalam satadium lanjut.

"Pasien yang datang sudah stadium lanjut tersebut sudah dipastikan melakukan pengobatan seumur hidup sehingga biaya yang dikeluarkan akan lebih banyak," katanya.

Oleh sebab itu, pihaknya mengharapkan bahwa seluruh masyarakat rutin melakukan deteksi dini terhadap kesehatannya sehingga dapat mengetahui penyakit yang diderita sejak dini.

Apabila upaya tersebut dilakukan akan secara cepat mendapatkan penanganan lebih lanjut.

"Selain biaya yang dibutuhkan sedikit, kemungkinan sembuh juga akan lebih besar," ujarnya.

Untuk itu, upaya pencegahan penyakit kanker harus didukung oleh kesadaran masyarakat tentang pentingnya menjaga pola hidup sehat.

Pewarta: I Made Surya
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015