Jakarta (ANTARA News) - Kebakaran yang menimpa warga di Jati Bunder, Kelurahan Kebon Melati, Kecamatan Tanah Abang, Jakarta Pusat diduga terjadi akibat korsleting listrik di rumah seorang petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Dugaannya juga karena korsleting listrik, pemilik rumah (Petugas Satpol PP) itu langsung nyelamatin surat-surat ketika awal kejadian," kata Wakil Camat Tanah Abang Juremi di lokasi, Kamis.

Juremi mengatakan kebakaran yang melahap tiga RW tersebut terjadi dengan cepat karena ketika korsleting terjadi, listrik masih dalam keadaan menyala yang memicu api dan merembet ke rumah-rumah warga.

Senada dengan Juremi, Staf Bagian Kependudukan Kelurahan Kebon Melati Irda Sufiana menjelaskan, akibat terjadinya kebakaran tersebut, warga RT 14-18 di RW 14 lalu RT 16 dan 19 di RW 12, dan RW 13 serta 15 juga terpaksa mengungsi di tempat pengungsian darurat.

"Kalau di RW 15 masih belum terdata ada di RT berapa saja yang kena imbasnya. Tapi, semuanya sudah diungsikan ke Masjid Muhajirin dan Pos RW 12. Penduduknya juga sedang kami data ada berapa orang yang terdampak," katanya.

Berdasarkan pantauan Antara, puluhan warga yang mengungsi di Pos RW 12 yang memenuhi sekitar pos, tampak juga halaman pos itu yang berupa lapangan futsal dipenuhi barang-barang dan kendaraan milik warga.

Warga yang berkerumun di pos tersebut ada yang menangis, ada yang tampak menggerutu dan meluapkan kesedihannya pada anggota keluarga lainnya.

Pewarta: Ricky Prayoga
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015