Chicago (ANTARA News) - Emas berjangka di divisi COMEX New York Mercantile Exchange turun tajam pada Jumat (Sabtu pagi WIB), setelah laporan pekerjaan AS yang banyak diantisipasi menunjukkan pertumbuhan lapangan pekerjaan jauh lebih baik dari yang diperkirakan.

Kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman April, jatuh 31,9 dolar AS atau 2,67 persen, menjadi menetap di 1.164,30 dolar AS per ounce.

Emas berada di bawah tekanan yang luas karena laporan dari Departemen Tenaga Kerja AS yang dirilis Jumat, menunjukkan banyak perbaikan dan angka lapangan pekerjaan lebih baik dari perkiraan, kata para analis.

Tingkat pengangguran turun tajam menjadi 5,5 persen, tingkat terendah sejak Mei 2008, dari 5,7 persen pada Januari, sementara lapangan pekerjaan meningkat 295.000 pada Februari, laporan menunjukkan.

Para analis mencatat bahwa laporan tersebut memicu spekulasi Federal Reserve akan menaikkan suku bunga lebih awal daripada yang diperkirakan.

Selain itu, sebuah laporan dari Departemen Perdagangan AS menunjukkan neraca perdagangan AS membaik. Laporan menunjukkan defisit perdagangan AS menyusut menjadi 41,8 miliar dolar AS pada Januari, dan merevisi angka Desember menjadi 45,6 miliar dolar AS.

Kedua laporan itu memberi dolar AS dukungan yang kuat, menempatkan tekanan tambahan pada emas karena logam mulia menjadi lebih mahal.

Perak untuk pengiriman Mei turun 35,1 sen atau 2,17 persen, menjadi ditutup pada 15,807 dolar AS per ounce. Platinum untuk pengiriman April turun 21,3 dolar AS atau 1,80 persen, menjadi ditutup pada 1.158,80 dolar AS per ounce. Demikian laporan Xinhua.

(A026)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015