Nunukan (ANTARA News) - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat akan membangun 400 unit rumah bagi warga perbatasan Indonesia-Malaysia di Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara.

Anggota DPRD Nunukan Lewi di Nunukan, Jumat, mengatakan pembangunan ratusan rumah bagi warga perbatasan di Kecamatan Lumbis Ogong dan Krayan Selatan Kabupaten Nunukan ini merupakan program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat perbatasan.

Ia menegaskan, sesuai hasil survei staf Kementerian PU dan Perumahan Rakyat langsung ke kedua kecamatan itu bulan lalu ditetapkan lokasi pembangunan tepat pada desa yang berada di wilayah perbatasan Indonesia-Malaysia masing-masing tiga distrik di Kecamatan Lumbis Ogong dan satu lokasi di Kecamatan Krayan Selatan.

"Kementerian PU dan Perumahan Rakyat telah melakukan survei lokasi pembangunannya bulan lalu dan disepakati pada desa yang letaknya tepat berada di wilayah perbatasan (Indonesia-Malaysia)," terang Lewi yang juga Ketua Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kabupaten Nunukan ini.

Ketiga distrik di Kecamatan Lumbis Ogong masing-masing Distrik Labang sebanyak 75 unit, Distrik Panas 75 unit dan Distrik Tau Lumbis sebanyak 150 unit serta Kecamatan Krayan Selatan sebanyak 100 unit.

Lewi mengungkapkan, ratusan unit rumah yang dibiayai APBN 2015 ini akan dibagikan secara gratis kepada warga pada kedua kecamatan yang berbatasan langsung dengan Malaysia tersebut yang dianggap layak menerima.

Perumahan tersebut realisasinya dibangun serentak awal Mei 2015 dengan ukuran 6X6 meter dengan menggunakan bahan dari kayu karena sulit mendapatkan bahan bangunan untuk beton, kata Lewi lagi.

"Program awalnya akan dibuat dari beton. Tapi pertimbangan sangat sulit memasok bahan bangunan dari beton akibat tidak ada akses jalan menuju wilayah itu maka diputuskan cukup menggunakan kayu saja yang lebih mudah diperoleh di sekitar lokasi pembangunan," terang dia.

Pewarta: M Rusman
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015