Bantul (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, berupaya menghijaukan 35 hektare lahan kritis di pedukuhan Nawungan, Desa Selopamioro, Kecamatan Imogiri, dengan menanam macam-macam pohon buah.

"Di Nawungan itu ada lahan kritis sekitar 35 haktare yang sudah kami tanami berbagai jenis tanaman buah-buahan di antaranya durian, kelengkeng, rambutan dan mangga," kata Kepala Dinas Pertanian dan Kehutanan Bantul, Partogi Dame Pakpahan, Sabtu.

Ia mengatakan penanaman pohon buah untuk menghijaukan lahan kritis di daerah perbukitan itu sudah dilakukan sejak dua tahun lalu dengan dukungan pemerintah pusat.

"Penanaman tanaman buah-buahan tahun ini masih jalan termasuk mengganti tanaman yang mati, sebab saat kemarau kemarin ada yang mati, selain itu masih ada lahan seluas 17 hektare untuk pengembangan tanaman buah-buahan," katanya.

Ia menambahkan sebagian bibit pohon pada penanaman tahap pertama kualitasnya kurang bagus sehingga bibit-bibit yang ditanam tidak semuanya bertahan hidup.

"Tahun pertama kemarin kematian mencapai sekitar 40 persen, kemudian tahun kedua bisa ditekan 10 persen, itu karena ada bibit yang kurang bagus, sehingga kami ganti dengan bibit unggul," katanya.

Ia meminta aparat desa setempat mengajak warganya membantu memelihara dan merawat pohon-pohon buah tersebut dan mengatakan bahwa mereka bisa mengambil hasil dari pohon-pohon buah itu untuk dijual atau dikonsumsi.

"Kalau satu pohon di pelihara dengan baik hingga berbuah, bisa dibayangkan hasil panennya dikalikan dengan harga jual buah itu, sebab saat ini setidaknya ada lebih dari 30 tanaman buah yang tumbuh," kata Partogi.


Pewarta: Heri Sidik
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2015