Gorontalo (ANTARA News) - Ketua Panitia Ujian Nasional (UN) Provinsi Gorontalo Weni Liputo mengatakan bahwa naskah soal dan Lembar Jawaban Ujian Nasional (LJUN) telah selesai didistribusikan ke kabupaten dan kota di daerah itu.

"Distribusi hari ini berjalan lancar. Dalam setiap tim distribusi terdiri dari petugas pengangkut barang, pihak kantor pos dua orang, polisi dua orang dan diknas satu orang," ujarnya, Jumat.

Distribusi tersebut dimulai pukul 05.00 WITA yang berpusat di kantor BPKP Gorontalo dan diawasi langsung oleh Diknas Provinsi dan Polda Gorontalo.

Weni mengungkapkan, naskah tersebut sudah harus ada di masing-masing sekolah sehari sebelum pelaksanaan UN tanggal 13 Apri 2015.

Soal dan LJUN tersebut bisa dititipkan di kantor polisi terdekat, atau langsung disimpan di rumah dan merupakan tanggungjawab langsung pihak sekolah maupun panitia UN.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa proses distribusi membutuhkan kewaspadaan yang lebih tinggi karena ada perubahan sistem dibandingkan UN tahun sebelumnya.

"Tahun ini pengawalan polisi yang wajib hanya saat distribusi dari percetakan ke provinsi serta dari provinsi ke kabupaten dan kota. Sedangkan dari kabupaten ke sekolah atau penyimpanan di sekolah masing-masing bisa meminta pengawalan polisi dan bisa juga tidak karena pemerintah pusat menghapus anggaran untuk ini," jelasnya.

Demikian halnya dengan proses lelang dan pencetakan bahan UN, kali ini ditangani oleh masing-masing provinsi.

"Tahun lalu pencetakannya dilakukan dengan sistem regional yang terdiri dari 8 region. Tahun ini diserahkan ke daerah dan untuk Gorontalo dicetak di Makassar oleh PT. Abdi Print," imbuhnya.

Perbedaan lainnya, kata dia, yaitu UN kali ini tidak lagi menjadi penentu kelulusan serta sebagian menggunakan Computer Based Test (CBT).

Selain itu, UN untuk kesetaraan paket A, B, dan C dilaksanakan bersamaan dengan UN formal, sedangkan tahun sebelumnya dilaksanakan dalam waktu berbeda (dua kali).

Pewarta: Debby Hariyanti Mano
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2015