Jakarta (ANTARA News) - Sekitar 100 orang kader pemimpin muda Indonesia akan mengikuti rangkaian Program Persiapan Keberangkatan (PK) sebelum menimba ilmu di universitas tujuan masing-masing, baik di dalam negeri maupun luar negeri.

Melalui program ini, mereka diharapkan tidak hanya memiliki karakter pemimpin masa depan Indonesia yang cerdas, namun juga pengabdi.

Ke-100 orang kader ini adalah angkatan ke-34 penerima beasiswa pendidikan dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) yang telah terseleksi dari seluruh Indonesia.

Dalam siaran pers yang diterima ANTARA News, Kamis (16/4), disebutkan, para kader juga akan dibekali pandangan dan kearifan yang disampaikan oleh Tokoh Nasional Indonesia, melalui "Presidential dan Ministerial Lecturer Series".

Beberapa tokoh yang pernah hadir antara lain, Prof. Bambang Permadi Soemantri Brodjonegoro, Ph.D, Prof. Dr. H. Boediono, M.Ec, Anis Baswedan, PhD, Mohammad Nuh, DEA, Sri Sultan Hamengkubuwono X, Alwi Shihab, Dik Doank dan Sudjiwo Tedjo.

LPDP adalah sebuah Badan Layanan Umum (BLU) di bawah Kementerian Keuangan dengan pengawasan dari empat Kementerian, yaitu Kementerian Keuangan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Agama serta Kementerian Riset dan Teknologi.

LPDP bertugas mengelola dana abadi pendidikan yang digunakan untuk mempersiapkan calon pemimpin masa melalui pemberian beasiswa dan dana riset pada putra-putri terbaik bangsa yang menempuh studi magister dan doktor di universitas dalam dan luar negeri.

Program PK akan diselenggarakan selama enam hari, terhitung tanggal 20-25 April 2015 di Wisma Hijau, Kampus Diklat Bina Swadaya, Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015