Jakarta (ANTARA News) - Direktur Jakarta Fashion Week (JFW) Lenny Tedja mengatakan pihaknya akan memperbanyak kolaborasi internasional pada JFW 2016 yang digelar pada 24-30 Oktober 2015 di Senayan City, Jakarta.




"Misi terpenting adalah membawa desainer Indonesia ke kancah internasional, jadi kita berkolaborasi dengan beberapa negara," ujar Lenny saat memberi keterangan pers di Jakarta, Selasa.


Lenny mengatakan JFW 2016 bekerjasama dengan negara seperti Jepang, Thailand, Korea Selatan, Australia dan Italia.


Para perancang terpilih yang dibina lewat program Indonesia Fashion Forward diberi kesempatan di ajang fashion internasional, seperti Tokyo Fashion Week, Bangkok Fashion Week dan Melbourne Fashion Festival. JFW juga bekerjasama dalam bidang pendidikan dengan Istituto Marangoni dari Italia.


Tahun ini, JFW 2016 kembali menghadirkan program Fashionlink bekerjasama dengan Kementerian Perdagangan yang menghubungkan perancang, retailers dan konsumen di dalam dan luar negeri lewat Fashionlink Showroom dan Fashionlink Market.


Penyelenggaraan Fashionlink tahun ini berdekatan dengan Trade Expo Indonesia (TEI) di Jakarta yang digelar Kementerian Perdagangan pada 21-25 Oktober 2015.


"Acara bersinggungan dengan TEI dengan harapan dapat menarik buyer ke JFW," imbuh Lenny.


Kepala Balai Besar Pelatihan Ekspor Indonesia Kementerian Perdagangan Simon Zelotes mengatakan transaksi bisnis-ke-bisnis pada JFW 2015 mencapai Rp750 juta, sementara transaksi ritel mencapai nilai Rp878 juta.


"Kami harap tahun ini akan lebih baik," kata Simon.

Pewarta: Nanien Yuniar
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2015