daftarnya itu 40-an lebih"
Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo telah mengumumkan sembilan perempuan anggota Panitia Seleksi (Pansel) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Menteri Sekretaris Negara Pratikno mengungkapkan kesembilan wanita itu dipilih tiga kriteria, meliputi integritas, kompetensi dan keberagaman.

"Jadi kan banyak pihak yang sudah memberikan masukan, minggu lalu juga sudah saya sampaikan, daftarnya itu 40-an lebih," ungkap Pratikno.

Menurut dia, Presiden Jokowi telah membaca profil para calon yang diajukan. Mereka kemudian melewati proses seleksiyang panjang dalam dua minggu terakhir sampai akhirnya memutuskan kesembilan perempuan itu.

"Harapan beliau memang ini Pansel harus segera bekerja, semangatnya adalah bukan semata-mata berhenti memilih orang, tapi memilih orang yang akan dibawa ke DPR, sebagai bagian dari upaya untuk membentuk institusi KPK yang berwibawa," kata Pratikno.

Kesembilan wanita yang menjadi anggota Pansel KPK yang diumumkan Presiden Jokowi pagi tadi itu adalah:
1. Destry Damayanti (ahli ekonomi, ahli moneter) sebagai ketua merangkap anggota )
2. Enny Nurbaningsih (pakar hukum tata negara) sebagai wakil ketua merangkap anggota
3. Harkristuti Haskrisnowo (pakar hukum pidana dan HAM) anggota
4. Betti Alisjahbana (ahli IT dan manajemen) sebagai anggota
5. Yenti Garnasih sebagai anggota
6. Supra Wimbarti (ahli psikologi) sebagai anggota
7. Natalia Subagio sebagai anggota
8. Diani Sadiawati sebagai anggota
9. Meuthia Ganie-Rochman sebagai anggota.

"Saya berharap bekerja dan menentukan komisioner KPK," kata Presiden Joko Widodo di Bandara Halim Perdana Kusumah Jakarta, Kamis.



Pewarta: Joko Susilo
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2015