Jakarta (ANTARA News) - Kementerian Perindustrian meminta tambahan anggaran Rp2,252 triliun untuk Tahun Anggaran 2016, yang akan digunakan dalam mewujudkan beberapa program, yang akan mulai diterapkan tahun depan.

"Pertama, untuk memfasilitasi pembangunan dan pemgembangan kawasan industri," kata Menperin Saleh Husin saat raker dengan Komisi VI DPR di Jakarta, Selasa.

Selanjutnya, tambah Menperin, yakni penumbuhan wisausaha baru industri menengah dan memfasilitasi pembangunan serta pengembangan.

"Beberapa pengembangan yang akan dilakukan adalah 'national branding' untuk produk alas kaki dan pakaian jadi, serta pengembangan industri smart card," kata Menperin.

Menurut Menperin, tambahan anggaran tersebut juga akan digunakan untuk kebutuhan tambahan pemasangan mekanikal dan elektrikal Gedung Pusat Pengembangan Teknologi Industri Mesin Perkakas dan Alat Kesehatan dan bantuan mesin peralatan pada uni di PPTI.

Selanjutnya, memfasilitasi peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) industri mesin peralatan pendukung dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan 35.000 MW.

Kemudian, memberi bantuan mesin dan peralatan dalam rangka pengembangan Alsintan Center, penguatan kemampuan balai besar dan baristand industri melalui pemutakhiran peralatan laboratorium pengujian dan peningkatan sarana dan prasarana gedung.

"Terakhir, anggaran akan digunakan untuk sertifikasi kompetensi SDM bidang industri dan peningkatan pembukaan akses pasar dan sumber daya industri di luar negeri.

Pewarta: Sella Panduarsa Gareta
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2015