Ini namanya diplomasi bunga, jadi bunga dijadikan alat persahabatan"
Singapura (ANTARA News) - Nama Ibu Negara RI Iriana Joko Widodo dijadikan sebagai nama anggrek jenis Dendrobium christabela di National Botanical Garden Singapura dalam kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke Singapura, Rabu.

Penyematan nama Iriana Jokowi itu dilakukan pada akhir kunjungan kenegaraan Presiden Jokowi ke negara itu sebelum bertolak ke Semarang sekitar pukul 10.00 waktu setempat.

Presiden Jokowi mengaku terkesan dengan diplomasi bunga ala Negeri Singa.

"Ini namanya diplomasi bunga, jadi bunga dijadikan alat persahabatan. Cara lain untuk menjalin persahabatan. Jadi cara-cara menjalin persahabatan tidak harus dengan meeting atau bertemu antar diplomat. Sangat berkesan memberi nama bunga Iriana Jokowi," kata Jokowi.

Nama anggrek jenis itu aslinya adalah Dendrobium christabela, namun kini menjadi Dendrobium iriana jokowi.

Anggrek itu melengkapi koleksi taman nasional di Singapura ini yang telah ada sebelumnya, antara lain anggrek Angela Merkel dan anggrek Ani Yudhoyono.

Singapura tercatat memiliki tradisi diplomasi yang unik dengan salah satunya diplomasi bunga melalui pemberian nama-nama tokoh yang berkunjung ke National Botanical Garden of Singapore kepada spesies-spesies tanaman tertentu.

Iriana Jokowi sendiri mengaku sangat terkesan ketika namanya disematkan kepada salah satu jenis anggrek dendrobium yang cantik.

"Saya merasa terhormat, (padahal) di rumah tidak koleksi bunga," kata Iriana.

Jokowi yang berada di sisinya seketika menyela. "Enggak koleksi apa? Banyak gitu kok," kata Jokowi, disambut dengan tawa semua yang hadir, termasuk wartawan yang mewawancarainya.

Iriana menilai anggrek adalah tanaman yang mudah disukai siapa pun karena kecantikannya namun merawat anggrek tidak boleh sembarangan, melainkan harus penuh perhatian dan tulus.



Pewarta: Ageng Wibowo L.
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2015