Senin, 23 Oktober 2017

Persis ditahan imbang PSIS 0-0

| 5.112 Views
Persis ditahan imbang PSIS 0-0
Pemain Persis Solo Bayu Nugroho (92) menghindari hadangan pemain PSIS Semarang M. Arifin (4) dan Fauzan Fajrin (13) pada pertandingan final Piala Polda Jateng-Intidana 2015 di Stadion Manahan, Solo, Jawa Tengah, Kamis (30/7). Pertandingan yang sempat diwarnai dengan kerusuhan tersebut berakhir imbang dengan skor 0-0. (ANTARA FOTO/Maulana Surya)
Solo (ANTARA News) - Persis tidak mampu memenuhi ambisinya setelah ditahan imbang melawan PSIS Semarang pada pertandingan leg kedua final Piala Polda Jawa Tengah di Stadion Manahan Solo, Kamis petang.

Tim tuan rumah Persis Solo yang bertekad akan mengalahkan PSIS sejak mulai babak pertama yang disaksikan sekitar 10.000 penonton tersebut tampil beringas dengan sering menekan pertahanan tim tamu.

Persis sejak menit awal babak pertama berhasil menguasai permainan dengan menciptakan sejumlah peluang ke gawang PSIS. Namun, duet pemain striker Persis, Ferryanto dan Saddam Husein, kelihatan kurang tenang sehingga belum membuahkan gol.

Persis pada babak pertama mempunyai lima peluang emas pertama menit ke-5 melalui tendangan keras Ferryanto. Akan tetapi, bola berhasil ditangkap kiper PSIS Saiful Amar sehingga belum mengubah kedudukan tetap 0-0.

Persis mendapat kembali peluang menit 14 melalui tendangan keras kaki kanan Bayu Andra, tetapi bola berhasil diblok kiper Saiful Amar yang bermain tenang.

Bahkan, Ferriyanto pada menit ke-15 mengulang peluang emas untuk bis menciptakan gol untuk timnya. Namun, Ferryanto yang gawang dalam keadaan kosong ditinggal kipernya, tendangannya tipis di samping gawang PSIS.

Persis pada babak pertama hampir 45 menit mampu menguasai permainan, tetapi seranganya selalu digagalkan pemain barisan belakang PSIS yang koordinasi oleh Fausan Fajrin.

Persis mendapat kembali peluang melalui tendangan keras dedi Cahyono pada menit ke-35, tetapi bolanya menyamping kiri gawang PSIS sehingga belum mengubah kedudukan tetap imbang 0-0.

Sebaliknya, PSIS yang kelihatan terus ditekan Persis berusaha keluar dari tekanan dengan menurunkan tempo permainan. Tim PSIS sekali-sekali melakukan serangan balik cepat, tetapi belum membuahkan hasil. Kedudukan imbang ini hingga babak pertama usai.

Persis memasuki babak kedua menarik Ferryanto dan memasuki Ainudin untuk mempertajam lini depan agar mampu mebuahkan gol. Namun, Batu Andra dan kawan-kawan belum membuahkan hasil.

Pelatih Persis Aris Budi Sulistyo kemudian memasuki Andrid Wibowo dan menarik Bayu Nugroho untuk meningkat umpan-umpan silang dari sayap kiri. Namun, belum membuahkan hasil.

Bahkan, Persis pada babak kedua terlihat terpengaruh emosi dengan permainan PSIS yang sering membuat pelanggan sehingga Bayu Andra dan kawan-kawan kelihatan tidak fokus, justru beberapa kali harus menahan serangan balik PSIS.

Persis mendapat satu peluang di babak kedua pada menit ke-79 melalui tendangan keras Saddam Husein. Akan tetapi, tendangan pemain nomor punggung empat ini melambung di atas mistar gawang PSIS.

Persis melawan PSIS pada tambahan waktu kurang 3 menit, wasit yang memimpin pertandingan Satrio Bambang N. asal Magelang menghentikan pertandingan sejenak karena asisten wasit dua Sumanto terjatuh di pinggir lapangan.

Asisten wasit dua tersebut langsung ditandu ke luar lapangan mendapatkan pertolongan tim medis. Asisten wasit kemudian diganti wasit cadangan Budi Narimo.

Namun, wasit Satrio kemudian langsung meniup peluit panjang tanda pertandingan babak kedua telah usai dan kedudukan tetap imbang 0-0.

Pelatih Persis Solo Aris Budi Sulistyo mengatakan bahwa permainan timnya sudah luntur dan kurang fokus pada pertandingan karena mereka harus menunggu lama dan sering diundurnya pertandingan finalnya.

"Anak-anak sudah tidak fokus dan mereka bermain kurang tenang, banyak peluang sia-sia," kata Aris Budi.

Sementara itu, Pelatih PSIS Semarang M. Dofir mengatakan bahwa pihaknya puas dengan permainan pemainnya yang memiliki mental luar biasa sehingga mereka mampu mengimbangi permainan Persis.

"Kami memenuhi target dengan hasil seri lawan tuan rumah," kata Dofir.

Editor: Tasrief Tarmizi

COPYRIGHT © ANTARA 2015

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga