Kabul (ANTARA News) - Taliban, Selasa, mengutuk video mengerikan, yang menunjukkan militan ISIS meledakkan tahanan asal Afghanistan dengan tangan terikat dan mata tertutup.

Video ini menyoroti persaingan antara Taliban dan ISIS di tengah terobosan bertahap ISIS di Afghanistan yang menantang Taliban di kandangnya sendiri.

Video yang tampak diambil di wilayah bergolak Afghanistan timur dengan latar belakang padang rumput berbukit diselimuti dengan kabut, menggambarkan tahanan itu "murtad" dan sekutu Taliban atau pemerintah Afghanistan.

Namun, Taliban menyatakan mereka adalah warga biasa.

"Video mengerikan menunjukkan penculik, yang menyebut dirinya Daesh atau ISIS, secara keji menganiaya beberapa tetua suku berjenggot dengan bahan peledak," kata Taliban.

Taliban sendiri sering dituduh berlaku kejam terhadap musuhnya dalam pemberontakan selama 14 tahun melawan pemerintah Afghanistan yang didukung AS.

Video berdurasi lebih dari empat menit itu muncul di forum media sosial jihad pada Minggu (9/8)dan berisi komentar dalam bahasa Arab dan Pashto.

(B002)

Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2015