Jakarta (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo menegaskan ada tiga hal yang dapat menjadi pertimbangan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral mengambil keputusan terkait harga bahan bakar minya.

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral Sudirman Said usai diterima Presiden di kompleks Istana Presiden Jakarta, Rabu mengatakan Presiden Jokowi menitipkan tiga hal yang menjadi pertimbangan saat keputusan diambil.

"Tentu nanti akan difinalkan, tapi arahan presiden, selama ini untuk energi ada tiga hal," kata Sudirman.

Ketiga arahan itu, kata Sudirman, yang pertama yaitu pemerintah ingin memberikan stimulus pada industri dan dalam bidang energi, maka akan didorong energi untuk penggunaan industri sehingga bisa lebih efesien.

"Yang kedua terhadap subsidi, kita harus konsisten, kita alihkan ke sektor produktif, harus dijaga," katanya.

Sementara hal yang ketiga, menurut Sudirman, pemerintah tidak boleh intervensi badan usaha dan keputusan perubahan harga harus sudah melewati sebuah proses efesiensi.

"Pertamina tidak boleh terus tanggung rugi. Yang harus dilakukan tingkatkan efisiensi, berapa pun harganya, harus mendekati keekonomian," tegasnya.

Sudirman mengatakan perubahan apapun terkait harga bahan bakar minyak maupun harga tarif dasar listrik harus didasari dari efisiensi yang sudah dilakukan.

"Perubahan apa pun, listrik, gas industri atau BBM, harus efisiensi, diserahkan ke BUMN bukan dipaksa," kata Sudirman.

Pewarta: Panca Hari Prabowo
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2015