Sochi (ANTARA News) - Nico Rosberg mengamankan posisi start terdepan untuk Grand Prix Formula 1 Rusia pada Sabtu, di mana juara dunia Lewis Hamiltin bergabung dengan rekan setimnya itu di baris terdepan pada sesi kualifikasi yang sempurna untuk Mercedes.

Ini merupakan ketiga kalinya Rosberg menghuni posisi start terdepan di mana pemuncak klasemen Hamilton, yang unggul 48 angka atas pebalap Jerman itu dengan lima balap tersisa, gagal meraih "pole position" ke-50nya untuk balap ketiga secara beruntun.

Hamilton, yang berharap dapat meraih "pole position" ke-12nya dari 15 balap, membatalkan putaran kedua dan terakhirnya pada fase akhir setelah melakukan kesalahan pada sore di Olympic Park.

Baris terdepan seperti telah dikunci oleh Mercedes, di mana tim itu hanya perlu mendapatkan tiga angka lebih banyak dari Ferrari untuk mengunci gelar konstruktor untuk kedua kalinya secara beruntun pada akhir pekan ini.

Pebalap Finlandia Valtteri Bottas lolos kualifikasi untuk menempati posisi start ketiga untuk Williams yang didukung Mercedes, sedangkan pebalap Ferrari Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen menghuni posisi start keempat dan kelima.

Hamilton memenangi balap di Rusia pada tahun lalu dari start di posisi terdepan, dengan Rosberg menjadi runner up setelah juga start dari baris depan, namun ia tidak mampu mendekati catatan waktu Rosberg yakni 1 menit 37,113 detik.

"Kami tidak melakukan latihan yang cukup namun kualifikasi berlangsung dengan sangat baik dan terdapat keseimbangan yang bagus pada mobil," kata pebalap Jerman itu setelah meraih "pole position" keduanya secara beruntun. "Kami harus sedikit menebak... Ini semua bekerja dengan baik, saya merasa nyaman."

"Tentu saja kejuaraan konstruktor merupakan target yang benar-benar penting bagi kami akhir pekan ini, akan menyenangkan untuk menguncinya untuk kedua kalinya begitu dini pada musim ini, dan dengan demikian kami keluar untuk melakukannya."

"Di saat yang sama tentu saja saya keluar untuk memangkas selisih angka dengan Lewis."

Latihan terakhir pada Sabtu dihentikan selama 35 menit ketika pebalap Toro Rosso asal Spanyol Carlos Sainz, yang masih berada di rumah sakit sepanjang kualifikasi dan diragukan dapat membalap meski lolos dari cedera serius, mengalami kecelakaan berat.

Dua sesi pada Jumat juga dibatasi karena terdapat tumpahan diesel pada pagi hari dan hujan pada sore hari.

"Saya pikir ini adalah akhir pekan yang sulit untuk semuanya namun saya pikir saya melakukan pekerjaan bagus pada putaran ini," kata Hamilton. "Saya benar-benar gembira dengan keseimbangan yang saya miliki."

"Saya pikir ini adalah hal hebat untuk tim. Seperti yang Anda saksikan tahun lalu, ini bukan balap yang buruk dari P2 (posisi kedua di grid)."

Rosberg berada di samping Hamilton pada start tahun lalu namun melakukan kesalahan yang membuatnya turun ke posisi ke-20. Pebalap Jerman itu kemudian melakukan 52 putaran dengan satu set ban dan mampu bangkit untuk finis di urutan kedua.

Bottas mencatatkan putaran tercepat di balap itu dan mengatakan rasanya menyenangkan dapat berada di bawah pasangan Mercedes, meski rekan setimnya asal Brazil Felipe Massa hanya mampu menduduki posisi ke-15.

Di belakang Ferrari, pebalap Force india Nico Hulkenberg menghuni posisi keenam, dan Sergio Perez berada di posisi ketujuh, sedangkan Romain Grosjean menduduki posisi kedelapan untuk Lotus, dan rekan setim Sainz, Max Verstappen, di posisi kesembilan.

Terdapat kekecewaan bagi publik tuan rumah, di mana satu-satunya pebalap lokal, Daniil Kvyat yang membela Red Bull, harus start di posisi ke-11 sedangkan rekan setimnya Daniel Ricciardo di posisi kesepuluh. Demikian laporan Reuters.

(Uu.H-RF/A020)

Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2015