Jakarta (ANTARA News) - Japan International Cooperation Agency (JICA) memberikan bantuan 2.000 liter bahan baku untuk pemadaman kebakaran hutan dan lahan di Indonesia.

"Bahan baku yang berupa busa atau foam tiba di bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang pada hari Sabtu (17/10). Produk busa dengan nama Miracle Alpa Plus ini terbungkus di dalam jerigen dengan isi 20 liter. Bantuan yang telah dikirimkan baru 50 jerigen dan sisanya akan tiba Senin nanti," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Sabtu.

Bantuan JICA ini kemudian ditempatkan di Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan yang menjadi Pos Komando Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap.

"Miracle Foam bisa digunakan baik dengan air bersih atau air laut. Morita Holdings Corporation sebagai produsen Miracle Foam mengklaim ini sebagai bahan yang ramah lingkungan. Foam tidak mengandung bahan beracun dan PFOS seperti hormon lingkungan dan logam berat."

"PFOS merupakan bahan yang mengandung senyawa organ fluoric yang di masa depan akan diatur dalam undang-undang yang berkenaan dengan larangan bahan kimia penelitian dan pabrikasi. Bahan ini dapat terurai lebih baik dari pada bahan busa lainnya," kata Sutopo.

Busa yang memiliki tanggal kadaluwarsa 4 tahun ini adalah cairan bertekanan rendah yang hanya digunakan dengan satu persen perbandingan campuran dengan air bersih atau laut.

JICA telah memberikan dukungan dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan gambut selama 20 tahun.

Direktur Bantuan Darurat BNPB Eko Budiman menerima secara simbolis bantuan Jepang dari JICA di Posko Satuan Tugas Siaga Darurat Bencana Asap.

JICA juga mengirimkan dan menempatkan seorang ahli Moritaka Kiyoshi untuk menjelaskan penggunaan bahan baku busa ini.


Pewarta: Ida Nurcahyani
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2015