Puting Beliung Kejutkan Warga Yogyakarta

Minggu, 18 Februari 2007 20:40 WIB | 1244 Views

Yogyakarta (ANTARA News) - Warga Kota Yogyakarta, Minggu sore sekitar pukul 17.30 WIB dikejutkan oleh munculnya angin puting beliung cukup besar yang membuat mereka panik dan berlarian keluar rumah.

Puting beliung tersebut mengakibatkan beberapa pohon di sekitar kawasan Baciro, Gondokusuman, Yogyakarta tumbang dan sampah beterbangan ke udara.

Menurut Kasi Data dan Informsi Badan Meteorologi (BMG) Yogyakarta, Tiar Prasetyo puting beling itu terjadi melintang dari arah tenggara menuju ke barat laut.

"Puting beliung ini terjadi karena saat ini di Yogyakarta mulai memasuki puncak musim hujan dan penguapan tidak merata sehingga terjadi perbedaan cukup ekstrem yang mendorong terjadinya puting beliung," katanya ketika dihubungi ANTARA News.

Menurut dia, selain puting beliung, kondisi tersebut juga memungkinkan terjadi angin kencang sehingga masyarakat diminta untuk lebih waspada.

"Keduanya potensial menimbulkan kerusakan, tapi itu tergantung pada lokasi terjadinya, dan untuk kota Yogyakarta ada beberapa tempat yang harus diwaspadai karena puting beliung ini masih mungkin terjadi," katanya.

Ia mengatakan, puting beliung selalu disertai dengan putaran angin yang kencang sehingga bentuknya melingkar dengan radius antara 5 hingga 10 meter dan kecepatan mencapai 20 hingga 30 knot.

"Sedangkan angin kencang kecepatannya sama hanya saja tidak melingkar," katanya.(*)

Editor: Bambang

COPYRIGHT © 2007

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Komentar Pembaca
Kirim Komentar

10 rumah di Lebak hangus terbakar

10 rumah di Lebak hangus terbakarSebanyak 10 rumah di Kampung Cigoler Desa Nangerang Kecamatan Cirinten, Kabupaten Lebak, Banten, hangus terbakar ...

Ramai-ramai mencoblos di TPS "Piala Dunia"

Ramai-ramai mencoblos di TPS Warga Kelurahan Sungai Biru Banjarmasin, Kalimantan Selatan, antusias datang ke TPS 01 "Piala Dunia", di kota ...

Legislator minta pemerintah awasi pembagian THR

Legislator minta pemerintah awasi pembagian THRAnggota Komisi IX DPR RI Rieke Diah Pitaloka mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Tenaga Kerja dan ...