Selasa, 27 September 2016

Karya teknik Unhas dipamerkan di Benteng Rotterdam

| 10.834 Views
id pameran teknologi, karya mahasiswa unhas
Makassar (ANTARA News) - Sejumlah karya Fakultas Teknik Universitas Hasanuddin (Unhas) dipamerkan dalam ajang "Pameran Teknologi" di Benteng Fort Rotterdam Makassar, Sulawesi Selatan, Minggu.

Ketua Penyelenggara Pameran, Rifki, di Makassar mengatakan sejumlah karya yang dipamerkan ini berasal dari berbagai jurusan Fakultas Teknik Unhas di antaranya dari teknik elektro, teknik mesin dan biologi.

"Beberapa karya yang kita pamerkan terdiri dari beberapa jenis robot, mobil dan beberapa karya yang lain. Pameran ini merupakan rangkaiaan dari kegiatan Hasanuddin Techno Fest," jelasnya.

Selain pameran teknologi, pihaknya juga telah melaksanakan beberapa kegiatan lain seperti seminar teknologi dan kontes robot.

"Untuk untuk pameran teknologi ini memang merupakan ajag terakhir yang kita lakukan. Kegiatan yang kami lakukan memang untuk mendukung program Wali Kota Makassar sebagai Smart City," katanya.

Sebelumnya, panitia penyelenggara memang telah menggelar ajang Celebes Robot Contest Se-Kawasan Timur Indonesia ang juga digelar di Benteng Fort Rotterdam, Sabtu.

Untuk kontes robot ini diikuti sebanyak 28 tim ini berasal dari berbagai kampus seperti Universitas Hasanuddin, Universitas Negeri Makassar, STIMK Dipanegara, Universitas Halu Oleo (Sulawesi Tenggara), hingga Universitas Sam Ratulangi.

"Setiap tim menampilkan dua robot ciptaanya yang terdiri dari jenis otomatis dan manual. Ajang ini juga merupakan inisiatif dari Fakultas Teknik Unhas," jelasnya.

Ia menjelaskan, kegiatan ini merupakan program tahunan dari Fakultas Teknik Unhas. Untuk tahun ini sendiri sengaja mengangkat tema yang berkaitan dengan program Pemerintah Kota Makassar tentang smart city dan kota bersih.

Ini juga sebagai bentuk kepedulian atau sumbangsih mahasiswa khususnya fakultas elektro dalam mendukung program pemerintah. Pihaknya juga mengapresiasi dukungan dari Pemkot Makassar terhadap kegiatan tersebut.

Maka dari itu, bentuk pertandingannya sendiri tidak jauh dari masalah angkut sampat. Dua robot dari setiap tim ditugaskan melewati jalur yang telah ditentukan pihak penyelenggara. Robot yang satu yakni otomotis ditugaskan sebagai pengangkut sampah yang akan melewati jalan khusus.

"Jumlah yang hadir dalam kegiatan tahun ini memang lebih banyak. Kami juga berharap pada pelaksanaan tahun depan bisa semakin meriah," ujarnya.

Editor: Suryanto

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga