Jakarta (ANTARA News) - Panitia lomba Australia Grand Prix menghukum pebalap Formula 1 Indonesia Rio Haryanto sebanyak tiga posisi pada perlombaan di Sirkuit Albert Park, Melbourne, yang akan digelar pada Minggu (20/3) setelah mobil MRT05 Rio menabrak mobil Romain Grosjean.

Panitia Australia Grand Prix, seperti tercantum dalam situs resmi Formula 1, Sabtu, menilai Rio bersalah karena menabrak mobil Grosjean dari tim Haas pada permulaan sesi latihan bebas terakhir.

Tim Manor Racing melepaskan Rio dari garasi ke jalur Grosjean yang berada dalam pit-lane dan menyebabkan kedua mobil bertabrakan dan saling terbelit.

Petugas investigasi Formula 1 menilai Rio tidak memperhatikan mobil Grosjean yang mendekatinya pada jalur cepat pit-lane.

Tidak hanya disanksi tiga posisi, Rio juga mengakhiri sesi latihan resmi dengan posisi buntut 22 dengan catatan waktu terbaik satu menit 29,272 detik.

Mobil MRT05 langsung mendapatkan sayap depan baru setelah tabrakan dengan mobil Grosjean. Sedangkan mobil pebalap Prancis itu didorong kembali ke garasi untuk perbaikan bagian dasar dan bodi mobil.

Para mekanik dari kedua tim langsung ribut di sekitar mobil itu untuk beberapa waktu sambil berusaha melepaskan mobil masing-masing dan Grosjean dapat mengambil jalan memutar menuju garasi Haas.

Sesi latihan terakhir berakhir pukul 15.00 waktu setempat atau 11.00 WIB dan diikuti sesi kualifikasi mulai pukul 17.00 waktu setempat atau pukul 13.00 WIB.

Selisih waktu yang diraih Rio dalam sesi latihan bebas terakhir mencapai 3,648 detik dari catatan waktu terbaik pebalap unggulan pertama tim Mercedes Lewis Hamilton.

Rekan Rio dalam tim Manor Racing Pascal Wehrlein menempati posisi 21 dengan waktu tercepat 1 menit 29,046 detik atau selisih 0,226 detik dari waktu terbaik Rio.


Pewarta: Imam Santoso
Editor: Unggul Tri Ratomo
Copyright © ANTARA 2016