Jakarta (ANTARA News) - Ketua DPR RI Ade Komaruddin menerima kunjungan Presiden Serbia Tomislav Nikolic di Gedung Parlemen di Jakarta, Kamis pagi, dan membahas sejumlah hal, salah satunya soal peningkatan hubungan dagang dua negara.

Dalam pertemuan yang berlangsung tertutup itu Ade didampingi Wakil Ketua Agus Hermanto dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

"Kami membahas soal hubungan dagang. Selama ini hubungan perdagangan berjalan baik antara kedua negara, akan ditingkatkan pada masa yang akan datang," kata Ade dalam konferensi pers.

Selain hubungan dagang, pertemuan itu juga membahas hubungan kedua negara yang telah terjalin sejak era Presiden Soekarno hingga Presiden Jokowi. "Sebagai kelanjutan memperkuat kerja sama Serbia - Indonesia. Dulu Serbia bagian dari Yugoslavia yang dulu mempunyai sejarah historis dengan Indonesia pada Zaman Presiden Soekarno. Sekarang Serbia melanjutkan hubungan dengan Indonesia di era Presiden Jokowi," tutur Ade.

Lebih lanjut, kepentingan Indonesia di Uni Eropa akan melalui Serbia, berhubung negara itu akan menjadi anggota Uni Eropa. "Di parlemen ada grup kerja sama dengan Serbia. Kami menugaskan pada teman-teman anggota dewan untuk menjaga hubungan baik. Hubungan parlemen juga harus baik," kata Ade.

Sebelumnya, pada Rabu (27/4) Presiden Jokowi dan Presiden Nikolic melakukan pertemuan bilateral dan dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama yaitu pembebasan visa bagi pemegang paspor diplomatik dan paspor dinas di antara kedua negara. Selain itu mereka juga membicarakan program kerja sama di bidang pendidikan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan, Sains, dan pengembangan teknologi Republik Serbia.

Selain bertemu Presiden Jokowi, selama tiga hari kunjungannya di Indonesia Presiden Nikolic dan rombongan juga akan menghadiri sejumlah pertemuan di antaranya dengan para CEO perusahaan dan warga negara Serbia yang ada di Indonesia. 

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2016