Kamis, 17 Agustus 2017

Pelatih PSIS akui masih banyak kekurangan

| 6.896 Views
Pelatih PSIS akui masih banyak kekurangan
PSIS (antarajateng.com)
Semarang (ANTARA News) - Pelatih PSIS Eko Riyadi mengakui bahwa timnya masih banyak kekurangan meskipun menang 2-0 atas tim PON Jawa Tengah pada pertandingan uji coba di Stadion Jatidiri Semarang, Jateng, Jumat petang.

"Kami tidak melihat dari hasil pertandingan ini. Tetapi yang terpenting adalah melihat kekurangan yang ada pada tim dan ternyata memang masih banyak yang harus diperbaiki," kata Eko Rotadi usai pertandingan uji coba kedua tim di Stadion Jatidiri Semarang tersebut.

Menurut mantan pelatih Persitema Temanggung tersebut, sebagai contoh adalah pemain mudah kehilangan bola kemudian pergerakkan pemain belum bagus. "Ini semua harus diperbaiki sebelum tim ini menjalani laga lanjutan Turnamen Sepak Bola Torabika Soccer Championship (ISC) B melawan Persibat Batang," katanya.

Pada laga uji coba melawan tim PON Jawa Tengah tersebut dua gol kemenangan tim Mahesa Jenar diciptakan oleh Johan Yoga Utama pada menit ke-11 dan sundulan kepala M Yunus pada menit ke-87. Kemenangan ini sekaligus membalas kekalahan 0-1 pada pertandingan uji coba melawan tim yang sama beberapa waktu lalu.

Pada pertandingan ini PSIS menurunkan skuad terbaiknya, yaitu pada posisi penjaga gawang ditempati Barep Wahyu kemudian untuk posisi bek ada AM Bachtiar, Tegar, Fajar, dan Safrudin Tahar, sedangkan di posisi tengah ada pemain seleksi Yayan Andi Triyana, Ahmad Agung, Fery Ariawan, Dwi Wage, dengan menempatkan satu pemain penyerang Johan Yoga Utama.

Dominasi permainan lebih banyak dikuasai pemain-pemain PSIS, sedangkan tim PON Jawa Tengah yang ditangani pelatih Anjar Jambore Widodo selain diperkuat kapten tim Soni Setiawan ada tambahan dua mantan pemain PSIS yaitu Andi Rahmat dan Taufik Hidayat.

Sayangnya penampilan pemain seleksi Yayan tidak begitu bagus pada laga uji coba yang disaksikan ratusan penonton dan suporter di tribun barat. Meskipun kualitasnya cukup bagus namun tenaga yang dimiliki mantan pemain gelandang PSIR Rembang tersebut tidak mampu mengimbangi permainan cepat yang diperagakan tim sehingga pada pertengahan babak pertama yang bersangkutan diganti Edianto.

Disinggung soal performa Yayan tersebut, Eko Riyadi mengatakan kemungkinan besar yang bersangkutan langsung dipulangkan dan pihaknya masih akan menunggu kedatangan pemain seleksi pada Senin (9/5).

Sementara itu pelati tim PON Jateng Anjar Jambore Widodo mengatakan, pihaknya memberikan apresiasi kepada empat pemain yang dimasukkan pada babak kedua yaitu Riki, Roni, Arga, dan Feredian Wahyu.

"Pada babak pertama memang tidak ada peluang sedangkan PSIS mendapat dua peluang dan menjadi gol. Tetapi masuknya empat pemain ini bisa memengaruhi tim dan bisa mengangkat tim," kata mantan kapten tim Persijap Jepara tersebut.

Meskipun demikian, Anjar Jambore mengaku penyelesaian akhir pemainnya masih perlu diperbaiki. "Sebenarnya pada babak kedua banyak memiliki peluang tetapi tidak bisa dimaksimalkan menjadi gol," katanya.

PSIS Semarang yang tergabung di Grup 4 ISC-B akan menjalani laga kandang dengan menjamu Persibat Batang di Stadion Jatidiri Semarang pada 11 Mei 2016. Tim Mahesa Jenar ini masih mengumpulkan nilai satu pada turnamen ini karena pada laga perdana hanya bermain imbang 0-0 melawan tuan rumah Persipur Purwodadi. 

Editor: Aditia Maruli

COPYRIGHT © ANTARA 2016

Berita Lainnya
Komentar Pembaca
Baca Juga