Jakarta (ANTARA News) - Nilai tukar rupiah dalam transaksi antarbank di Jakarta pada Senin pagi menguat 70 poin menjadi Rp13.280 per dolar AS.

"Laju rupiah masih konsolidasi cenderung menguat namun beberapa sentimen negatif berpotensi akan menghambat kenaikan Rupiah," kata Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia, Reza Priyambada.

Rupiah sempat mendapat sentimen positif dari kembali melemahnya nilai tukar dolar AS. Namun pelemahan itu menjadi lebih terbatas setelah seorang petinggi The Federal Reserve diwartakan mengatakan kemungkinan kenaikan suku bunga pada Juni.

Di sisi lain, angka pertumbuhan produk domestik bruto dalam negeri yang dirilis pekan lalu juga mempengaruhi pergerakan nilai tukar rupiah.

Setelah terakselerasi 5,04 persen (yoy) pada Triwulan IV-2015, produk domestik bruto kembali turun menjadi 4,9 persen (yoy) pada Triwulan I-2016.

Reza mengatakan jika tidak ada sentimen positif setelah libur panjang akhir pekan lalu, nilai tukar rupiah kemungkinan bisa melemah.

"Tetap cermati sentimen yang ada terhadap laju Rupiah," ujarnya.

Pewarta: Citro Atmoko
Editor: Maryati
Copyright © ANTARA 2016