Jakarta (ANTARA News) - Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Johannesburg berupaya untuk memperluas pasar Afrika Selatan (Afsel), dengan menggelar pertemuan antara komunitas pelaku usaha Muslim yang diharapkan mampu memperluas promosi produk Indonesia.

"Minara Chamber of Commerce di Durban dikenal sebagai komunitas pelaku usaha muslim terbesar di Durban. Kami telah menjalin komunikasi lebih erat lagi untuk mempromosikan produk Indonesia di kawasan Afrika Selatan," kata Kepala ITPC Johannesburg Pontas Tobing, dalam siaran pers yang diterima, di Jakarta, Jumat.

Bersama KBRI di Pretoria dan KJRI Cape Town di Afsel, ITPC menggandeng Minara Chamber of Commerce yang merupakan komunitas pengusaha muslim terbesar dan menggelar dua kegiatan sekaligus yakni "Indonesian Business Gathering" dan "In-store Promotion" pada 17-18 Mei 2016 di Durban, Afsel.

Selama dua hari penyelenggaraan, lanjut Pontas, ITPC Johannesburg, KBRI Pretoria, dan KJRI Cape Town melakukan kegiatan Breakfast Business Meeting dan kunjungan ke pelabuhan impor internasional di Durban Dube TradePort.

Selain itu, dilakukan pula pertemuan dengan Trade Investment Kuazulu Natal selaku perwakilan pemerintah di Durban, gala dinner dengan pelaku usaha di Durban, coffee presentation atau toasting, serta site visit oleh sejumlah importir produk Indonesia di Pietermaritzburg.

"Kegiatan ini sangat positif dan sejalan dengan target peningkatan ekspor nonmigas Indonesia khususnya ke pasar Afrika Selatan," tambah Duta Besar RI untuk Afrika Selatan Suprapto Martosoetomo.

Berbagai produk potensial Indonesia ke pasar Afrika juga ditampilkan pada in-store promotion yang dilangsungkan di Hotel Pavilion di Durban. Produk-produk makanan dan minuman kemasan, kerajinan tangan, sepatu, ban, dan produk minuman kopi menjadi perhatian masyarakat Afsel.

Dari serangkaian kegiatan yang telah dilakukan, ITPC Johannesburg pun menyepakati tiga importir Afsel menjadi kandidat penerima Primaduta Award, yaitu Willowton Group (kelapa sawit), Sealake Industries (kelapa sawit), dan Malls Tiles (keramik).

Selain itu, ITPC Johannesburg berhasil menarik minat Perusahaan Melonwoods untuk meningkatkan impor dari Indonesia. Saat ini Melonwoods telah mengimpor satu kontainer kerajinan tangan dan furnitur dari indonesia, dan berkomitmen meningkatkan impornya menjadi empat kontainer dalam beberapa pesanan mendatang.

Pada kesempatan tersebut, ITPC Johannesburg juga sekaligus mengundang anggota Minara Chamber of Commerce untuk berpartisipasi pada Pameran Trade Expo Indonesia ke-31 yang akan berlangsung pada 12-16 Oktober 2016 di Jakarta, Indonesia.

Neraca perdagangan Indonesia dengan Afrika Selatan periode Januari-Desember tahun 2015 mengalami surplus sebesar 434,2 juta dolar AS yang menurun sebanyak 50,72 persen dibandingkan tahun 2014, dimana tercatat surplus 881 juta dolar AS.

Total nilai perdagangan kedua negara mencapai 898,06 juta dolar AS, menurun 52,18 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2014, yang mencapai 1,9 miliar dolar AS.

Sementara itu, nilai ekspor ke Afrika Selatan pada 2015 sebesar 666,12 juta dolar AS atau menurun 51,71 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1,4 miliar dolar AS. Sedangkan impor dari Afrika Selatan juga mengalami hal serupa, turun 53,47 persen dari 498,49 juta dolar AS pada 2014 menjadi 231,94 juta dolar AS pada 2015.

Pewarta: Vicki Febrianto
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2016