Jakarta (ANTARA News) - Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengimbau berbagai asosiasi terkait sektor pangan juga turut berkontribusi menjaga kestabilan harga pangan menjelang bulan puasa hingga lebaran mendatang.

"Kami imbau asosiasi, mari kita menjaga kestabilan harga pangan menghadapi bulan suci Ramadan. Ini bukan hanya tanggung jawab Kementan tetapi tanggung jawab bersama," kata Amran Sulaiman, di Jakarta, Selasa.

Menurut Mentan, dari segi produksi maka semua stok beragam bahan pangan pokok telah cukup memadai, seperti beras, bawang, hingga ayam dan cabai.

Karena itu, ujar dia, diharapkan jangan ada pihak yang mengutamakan ego sendiri sehingga kestabilan harga pangan yang diharapkan berbagai pihak menjadi tidak tercapai.

Mentan juga mengemukakan keluhan dari asosiasi yang terkait dengan bawang bahwa bila harga komoditas tersebut meningkat selalu diberitakan, tetapi kalau harga turun tidak diberitakan.

Sedangkan terkait dengan beras yang merupakan makanan pokok, Mentan menyatakan bahwa saat ini di Bulog terdapat cadangan beras hingga 2 juta ton lebih, berarti dua kali lipat dari kondisi bulan yang sama tahun lalu.

Amran menyatakan, harga pangan beras juga seharusnya bakal lebih stabil pada tahun 2016 ini dibandingkan dengan 2015.

Amran juga berseloroh bahwa kalau sejumlah media memberitakan kenaikan harga pangan di sejumlah daerah, maka hal itu juga bisa berdampak kepada kondisi tensinya yang meningkat.

Pewarta: Muhammad Razi Rahman
Editor: Aditia Maruli Radja
Copyright © ANTARA 2016