Balikpapan (ANTARA News) - Persiba Balikpapan tidak punya pilihan selain mesti menang di kandang sendiri saat lawan Bali United, dalam lanjutan Indonesian Soccer Championship (ISC), Senin malam di Stadion Parikesit, Komplek Pertamina Karang Anyar, Balikpapan.

Untuk sebuah klub yang pernah mengakhiri kompetisi di urutan ketiga, Beruang Madu saat ini dalam posisi mengenaskan pada klasemen sementara, di posisi ke-17 dari 18 klub peserta ISC alias di zona degradasi. Dari 4 kali main, anak-anak latih Jaino Matos baru bisa memetik hasil seri 2 kali dan 2 kali pula kalah digebuk lawan.

"Kami akan maksimalkan main di kandang ini," tekad Bima Sakti, kapten Persiba, putera asli Balikpapan, si anak hilang yang akhirnya balik kampung setelah malang melintang bermain di tim-tim utama liga sepakbola Indonesia.

Cederanya bek Ledi Utomo dan kemungkinan tak diturunkan entrenador Matos tak meredupkan semangat para penggawa Persiba.

"Sekarang saatnya menang. Apalagi kami akan berangkat main tandang lagi akhir pekan ini," lanjut Bima.

Dari kubu lawan, pelatih Bali United Indra Sjafri pasang target tak kalah garang. Mantan pelatih Timnas U-19 itu ingin menjadikan pertandingan di Stadion Parikesit sebagai kekalahan pertama Beruang Madu di depan Balistik dan pendukungnya sendiri.

"Kualitas kami dari pertandingan ke pertandingan makin baik," kata pelatih Indra Sjafri.

Pada klasemen sementara dari empat pekan ISC, Bali United memang menuai hasil lebih baik daripada Beruang Madu. Fadil Sausu dan kawan-kawan mengumpulkan poin 5 hasil sekali menang dan 2 kali seri. Hasil itu memberi kepercayaan diri yang mantap kepada tim yang sejatinya adalah tim pengungsi di Bali itu.

Malah menurut Indra Sjafrie, masalah utama bermain bola di Balikpapan bukan lawan Persiba, tapi menghadapi kondisi lapangan. Soal karakter Persiba yang sekarang jadi tim yang bermain keras dan cenderung brutal tak dianggapnya.

"Mohon maaf dibilang brutal, tapi saya selalu berpikiran positif. Tidak ada pemain ingin cederai pemain lain. Saya ingin enjoy aja berhadapan Persiba Balikpapan," katanya.

Pewarta: Novi Abdi
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2016