Scottsdale, Amerika Serikat (ANTARA News) - Prosesi pemakaman dan upacara penghormatan untuk legenda tinju Muhammad Ali akan digelar di kampung halamannya di Louisville, Kentucky, pada Jumat mendatang, kata juru bicara keluarganya pada Sabtu (4/6).

Mantan Presiden Amerika Serikat Bill Clinton, komedian Billy Crystan dan wartawan olahraga Bryant Gumbel akan menyampaikan eulogi untuk Ali, juara tinju kelas berat dunia yang meninggal dunia di usia 74 tahun pada Jumat setelah bergelut dengan penyakit Parkinson.

Upacara pemakaman sederhana yang hanya dihadiri keluarga akan digelar sebelum acara ibadah publik pada Kamis, kata juru bicara Bob Gunnell kepada wartawan di Scottsdale, Arizona.

"Sebuah prosesi pemakaman yang lebih besar akan membawa Muhammad Ali melintasi jalan-jalan di Louisville untuk memberi kesempatan kepada semua orang yang ada di sana dari seluruh dunia mengucapkan selamat tinggal," kata Gunnell.

Dia mengatakan bahwa Ali sendiri meminta acara ibadah itu dilakukan sesuai dengan "tradisi Muslim" dan di hadapan seorang imam.

Parade publik itu akan berakhir di Cave Hill Cemetery tempat Ali akan dimakamkan.

Kematian Ali disebabkan oleh "syok sepsis karena penyebab alami yang tidak teridentifikasi," kata Gunnel, menambahkan bahwa Ali pertama dirawat pada Senin.

"Kami masih punya banyak harapan kodisinya akan berbalik," katanya tetapi kemudian jelas bahwa kondisi Ali memburuk.

"Jam-jam terakhirnya dihabiskan bersama keluarga dekat," katanya.

"Ia tidak menderita," ujarnya menambahkan.

Jenazah Ali akan dibawa ke Louisville dalam 24 sampai 48 jam ke depan, kata Gunnell.

Lousville mengibarkan bendera sentengah tiang untuk menghormatinya pada Sabtu, demikian seperti dikutip dari AFP.


Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016