Roma (ANTARA News) - Francesco Totti akan memainkan musim ke-25nya di AS Roma, membuat ia melampaui ulang tahun ke-40nya, setelah sang pengatur permainan memperpanjang kontraknya dengan klub untuk setahun lagi pada Selasa.

"Saya benar-benar menginginkan kontrak ini, ini mewakili pemenuhan impian saya," kata Totti kepada situs resmi Roma menyusul penandatanganan resmi. "Saya selalu ingin mengakhiri karier saya dengan hanya mengenakan satu kostum -- hanya (kostum) Roma."

Totti bergabung dengan Roma sebagai pemain 12 tahun pada 1989 dan melakukan debut profesionalnya pada Maret 1993, pada usia 16 tahun, ketika pelatih Vujadin Boskov memasukkannya sebagai pemain pengganti saat melawan Brescia.

Sejak itu, ia telah bermain di bawah 16 pelatih yang berbeda di klub dan mengukir penampilanya yang ke-600 di liga pada akhir musim ini saat melawan Chievo.

Disanjung oleh para penggemar untuk loyalitasnya, ia merupakan pencetak gol terbanyak peringkat kedua di Liga Italia, dengan koleksi 248 gol, hanya terpaut 26 gol dari koleksi 274 gol milik Silvio Piola.

Totti mengalami banyak hambatan pada musim ini dan mengeluhkan mengenai minimnya kesempatan bermain di depan umum ketika pelatih Luciano Spalletti, yang direkrut pada Januari, berulang kali mencoretnya dari tim inti.

Bagaimanapun, ia mampu bangkit menjelang akhir musim, mencetak empat gol pada empat pertandingan setelah Spalletti mulai menggunakannya sebagai pemain pengganti pada fase akhir pertandingan.

Penampilan paling dramatisnya adalah saat melawan Torino, di mana ia masuk pada menit ke-86 untuk mencetak dua gol dan membawa timnya menang 3-2.

"Tidak seorang pun yang memainkan lebih banyak pertandingan atau mencetak lebih banyak gol untuk klub sepak bola ini dibanding Francesco Totti, dan kami senang bahwa ia akan meneruskannya untuk satu musim lagi," kata presiden klub James Pallotta.

"Ia mendapatkan kontrak ini dan sekarang kami menginginkan musim terakhir Francesco di lapangan untuk menjadi awal era baru akan kesuksesan untuk AS Roma."

Totti merupakan salah satu pemain yang membantu Italia menjuarai Piala Dunia 2006 meski koleksi medalinya di Roma relatif sedikit, yang termasuk satu gelar Liga Italia dan dua Piala Italia, demikian Reuters.

(H-RF)

Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2016