Bekasi, 19/6 (Antara) - Empat badan usaha jalan tol bersinergi mengantisipasi kemacetan akibat lonjakan arus mudik Lebaran 2016 dengan melakukan integrasi sistem pembayaran pada ruas Tol Transjawa.

"Empat badan usaha jalan tol (BUJT) ini adalah PT Jasa Marga, PT Lintas Marga Sedaya, PT Semesta Marga Raya, dan PT Pejagan Pemalang Toll Road," kata Kepala Humas Jasa Marga Dwimawan Heru di Bekasi, Jabar, Minggu.

Menurut dia, integrasi sistem pembayaran pada ruas Tol Transjawa dilakukan dengan cara mengurangi gardu transaksi tol di lintasan Jakarta mengarah ke Brebes Timur.

"Jika tadinya dari jakarta ke Brebes Timur harus tujuh kali berhenti, sekarang cukup tiga kali berhenti melakukan transaksi," katanya.

Sistem integrasi pembayaran tol ini mulai dilakukan uji coba Senin (13/6) dan terbukti mengurai kepadatan di sejumlah titik pemberhentian.

Dikatakan Heru, integrasi pembayaran tol ini dibagi menjadi dua cluster, pertama sistem pembayaran yang digabung adalah tol Jakarta-Cikampek dengan Cikampek-Palimanan serta Purbaleunyi ke arah Bandung.

"Jadi, nanti masuk Pintu Tol Cikarang Utama, ambil tiket. Kemudian, baru bayar di Pintu Tol Palimanan," katanya.

Di Cikarang Utama-Palimanan, kata dia, pemudik akan dikenai tarif Rp109.500,00 dengan perincian Cikarang Utama-Cikopo Rp13.500,00 dan Cikopo-Palimanan Rp96 ribu.

"Tarifnya tetap Gol I Jakarta-Palimanan Rp109.500,00, Rp13.500,00 yang ruas punya Jasamarga ditambah Rp96 ribu yang ruasnya Lintas Marga Sedaya," katanya.

Adapun cluster kedua, penggabungan sistem pembayaran tol Palimanan-Kanci, Kanci-Pejagan dan Pejagan-Pemalang yang saat ini sudah terbangun hingga Brebes Timur.

"Jadi, saat pemudik tiba di Pintu Tol Palimanan, selain membayar juga diberikan tiket untuk keluar di Pintu Tol Brebes Timur," katanya.

Di tol Brebes Timur, pemudik yang berasal dari Palimanan akan dikenai tarif Rp55.500,00 dengan perincian Palimanan-Kanci Rp11.500,00, Kanci-Pejagan Rp24 ribu, dan Pejagan-Brebes Timur Rp20 ribu.

"Pemudik yang melewati Cikarang Utama-Brebes Timur akan dikenai biaya total Rp165 ribu," katanya.

Heru menambahkan bahwa integrasi transaksi bertujuan mempersingkat waktu antrean pembayaran tol dan sebagai peningkatan pelayanan kepada pengguna tol.

Pewarta: Andi Firdaus
Editor: Ruslan Burhani
Copyright © ANTARA 2016