Sukabumi (ANTARA News) - Sekitar 97 persen jalan raya yang berstatus jalan Provinsi Jawa Barat di wilayah Sukabumi saat ini dalam kondisi laik dilalui pemudik Lebaran 2016 yang melalui jalur ini.

"Panjang jalan provinsi yang ada di Sukabumi mencapai 275 km, walaupun ada yang berlubang tetapi kerusakannya dalam kategori ringan," kata Kepala Badan Pengelola Jalan (BPJ) Wilayah II Sukabumi Dinas Bina Marga Provinsi Jabar Eriyanto

Menurutnya, laiknya jalan milik Provinsi Jabar ini karena pemeliharan dan pengerjaan jalan tidak hanya menjelang Lebaran, tetapi secara rutin dilakukan sesuai dengan perencanaan yang sudah dibuat.

Selain itu, setiap ada daftar isian pelaksana anggaran (DIPA) turun maka pengerjaan harus langsung dimulai sehingga kondisi jalan yang mantap ini diharapkan bisa mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas, khususnya pada musim mudik Lebaran tahun ini.

Namun, pada arus mudik dan balik Idul Fitri 1437 H ada peningkatan pengerjaan jalan, seperti pembangunan jalan alternatif Jalur Lingkar Selatan yang menghubungkan wilayah Kabupaten/Kota Sukabumi dengan Cianjur.

"Intinya pada pelaksanaan mudik dan balik Lebaran tahun ini kondisi jalan provinsi maupun nasional yang ada di Sukabumi sudah siap dilalui pemudik, apalagi Sukabumi merupakan salah satu daerah tunjuan mudik," tambahnya.

Eriyanto mengatakan menghadapi musim mudik ini pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan dinas perhubungan dan kepolisian yang bertujuan untuk antisipasi terjadinya kecelakaan maupun kemacetan arus lalu lintas.

Pihaknya juga saat ini sudah memasang berbagai rambu sebagai petunjuk jalan bagi pemudik yang baru melalui jalur mudik Sukabumi. Walaupun mayoritas jalan provinsi merupakan jalur utama mudik, tetapi ribuan kendaraan dipastikan akan melewati jalur ini.

"Puncak kepadatan kendaraan di Jalan Provinsi Jabar diperkirakan saat H+3 Lebaran, karena jalan ini kebanyakan sebagai penghubung menuju lokasi wisata di Sukabumi. Biasanya pascalebaran, banyak warga yang ingin menghabiskan cutinya di tempat wisata salah satunya di Palabuhanratu dan Geopark Ciletuh, Kabupaten Sukabumi," katanya.

Pewarta: Aditya A Rohman
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2016