Bakauheni (ANTARA News) - Arus balik pemudik masih ramai di Pelabuhan Bakauheni, Lampung hingga Minggu malam atau H+4 Lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah.

Berdasarkan pantauan di Bakauheni terlihat banyak kendaraan pribadi dan roda dua masih antre menunggu untuk menaiki kapal menuju Pelabuhan Merak, Banten.

Hal serupa juga terjadi pada arus balik pejalan kaki di Bakauheni masih mengalir untuk menyeberang ke Pulau Jawa.

Pemudik motor lebih memilih perjalanan sore hingga malam guna menghindari sengatan matahari.

"Sengaja berangkat sore atau malam, soalnya kalau siang panasnya tidak tahan," kata Ridwan seorang pemudik roda dua di Bakauheni.

Ia mengaku mudik bersama rekan-rekannya agar lebih aman dan nyaman tiba di Cikarang.

"Ya, rombongan dengan kawan, biar lebih aman kalau rame-rame," ujarnya.

Sementara itu, M Ismail, pemudik lainnya mengaku kesal dengan lamanya pelayanan penjualan tiket sepeda motor dan waktu tunggu kapal yang terlambat datang.

"Kesal saja, kenapa pelayanannya lambat dan kapal juga datang terlambat," ujar dia.

Hal tersebut juga dirasakan oleh Amir di dermaga lima Pelabuhan Bakauheni, kapalnya terlambat datang. "Tapi mungkin karena sudah banyak pemudik yang kembali sehingga kapal tidak dirasakan tepat datang," ujarnya pula.

Meski demikian, ia mengaku, mudik tahun ini cenderung lebih lancar dibandingkam tahun sebelumnya.

"Tadi di jalan, meski ramai kita masih tetap bisa sampai Bakauheni dengan waktu yang tidak jauh berbeda seperti biasanya. Ya cuma beda 30 menit saja," kata dia.

Data posko angkutan lebaran Idul Fitri 1437 Hijriyah/ 2016 Masehi, Minggu (10/7) mulai pukul 8.00 wib hingga 20.00 wib tercatat sebanyak 81.556 pemudik baik pejalan kaki maupun dalam kendaraan.

Sedangkan kendaraan roda dua tercatat 13.593 unit dan kendaraan roda empat 6.222 unit. Total pemudik yang telah diseberangkan ke Pulau Jawa pada arus balik lebaran mencapai 330.652 orang atau 45 persen.

Pewarta: Subagyo/Agus
Editor: Tasrief Tarmizi
Copyright © ANTARA 2016