Prinsip PKB yang penting satu calon. Syukur-syukur `head to head` (dengan petahana) itu lebih baik
Bogor, Jawa Barat (ANTARA News) - Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar mengatakan pembahasan calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta yang akan diusung koalisi empat partai yang biasa disebut Koalisi Kekeluargaan, semakin mengerucut kepada satu pasangan calon.

"Sudah ada nama yang mengerucut. Itu hasil komunikasi kita. Sekarang kami sedang mengutus petugas menghubungi calon-calon terkait," ujar dia di kediaman Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Kamis.

Muhaimin dan sejumlah petinggi partai lain mendatangi kediaman SBY untuk melanjutkan pembahasan pasangan calon yang akan diusung PKB, PAN, PPP, dan Partai Demokrat untuk Pilkada DKI 2017.

"Prinsip PKB yang penting satu calon. Syukur-syukur head to head (dengan petahana) itu lebih baik," kata dia.

Perwakilan ulama dan tokoh Islam Jakarta, Taufan Maulamin, yang hadir di kediaman SBY menyampaikan rumusan hasil Risalah Istiqlal yang intinya mendukung pasangan calon gubernur dan wakil gubernur DKI yang muslim dan prorakyat.

"Kita ingin gubernur yang santun, tidak berpihak kepada konglomerat, tetapi berpihak kepada rakyat. Gubernur yang menjanjikan Jakarta baru," ujar Taufan.

Menurut dia, keputusan calon gubernur dan wakil gubernur DKI masih terus dibahas, meskipun mulai mengerucut ke nama tertentu.

Taufan juga mengharapkan koalisi empat partai bergabung dengan dua partai lain yakni PKS dan Gerindra untuk mengajukan satu pasangan calon yang dapat menjadi lawan kuat bagi calon petahana Basuki Tjahaja Purnama yang diusung koalisi PDI Perjuangan, Golkar, Hanura, dan Nasdem.



Pewarta: Yashinta Difa
Editor: Jafar M Sidik
Copyright © ANTARA 2016