Mekkah (ANTARA News) - Jamaah haji kelompok terbang (kloter) 37 Jakarta Bekasi (JKS 37) dan 10 kloter yang lain, Kamis, menjadi jamaah kelompok pertama yang meninggalkan Mekkah menuju Madinah, Arab Saudi, guna melakukan ibadah Arbain atau shalat 40 waktu di Masjid Nabawi tanpa putus.

"Tidak ada kendala dalam proses persiapan menuju Madinah. Seluruh jamaah sudah siap," kata Ketua Kloter 37 Ibnu Ahyani di Hotel Al Holiday Inn, Kawasan Aziziah, Mekkah.

Menurut Ibnu Ahyani, beberapa anggota jamaah lanjut usia yang sebelumnya sempat menjalani perawatan di fasilitas kesehatan juga telah membaik kesehatannya sehingga dapat bergabung bersama rekan-rekannya menuju Madinah.

"Ada 447 (anggota) jamaah total, setelah seorang meninggal dunia beberapa hari setelah tiba di Mekkah akibat komplikasi," katanya.

Sementara itu Ketua Rombongan Dua Kloter JKS 37 Abdulaziz mengatakan 45 anggota jamaahnya yang berasal dari Singajaya, Indramayu masih lengkap.

Abdulaziz mengatakan di Madinah mereka akan mengikuti program untuk melakukan ibadah Arbain dan ziarah ke makam Nabi Muhammad SAW.

Lebih lanjut ia memuji layanan dalam penyelenggaraan haji kali ini.

"Ibadah tahun ini memuaskan bagi kami jamaah haji. Baik dari sisi layanan pemondokan ataupun pembinaan ibadah," katanya.

Jamaah kloter JKS 37 akan diberangkatkan dengan 10 bus dari Perusahaan Bus Rabitat secara beriringan pada pukul 11.00 waktu Arab Saudi.

Sejam sebelum bus tiba tampak kopor-kopor jamaah telah tersusun rapi di lobi hotel siap untuk diangkut ke dalam bus.



Lancar pergerakan

Sebelumnya Kepala Sektor Sembilan Daerah Kerja (Daker) Mekkah Misbahuddin yang berada di wilayah Misfalah dan Kepala Sektor Dua Daker Mekkah yang berada di wilayah Mahbas Jin menilai proses pergerakan jamaah ke Madinah berjalan lancar.

Mereka mengaku sudah melakukan persiapan dan telah melakukan sosialisasi melalui perangkat kloter masing-masing.

Misbahuddin berharap pemberangkatan yang mendahului jadwal tidak terjadi pada pergerakan jamaah ke Madinah karena terkait dengan kesiapan pemondokan jamaah di Madinah.

"Bila jamaah terlalu cepat tiba di Madinah saat hotel yang disiapkan masih digunakan oleh orang lain, maka bisa timbul masalah," ujarnya.

Untuk mengantisipasi hal ini, Misbahuddin mengaku telah menggelar rapat koordinasi dengan para ketua kloter untuk membahas kepatuhan jadwal pemberangkatan.

"Kami juga akan menghubungi maktab-maktab untuk meminta mereka komitmen dengan waktu," katanya.

Menurut dia, Sektor Sembilan akan mulai memberangkatkan jamaah ke Madinah pada 22 September, yaitu kloter pertama Embarkasi Lombok (LOP 1) pada jam 15.30 waktu Arab Saudi.

Sementara Sektor Dua, menurut Syamsuir baru akan mulai memberangkatkan jamaah ke Madinah pada 23 September, yaitu pemberangkatan kloter 11 Embarkasi Padang (PDG 011).

Berdasarkan data yang diumumkan Seksi Pelayanan Kedatangan dan Pemulangan Daker Mekkah, pada tahap pertama terdapat 11 kloter dari embarkasi Surabaya (SUB), Jakarta Bekasi (JKS), Solo (SOC), Lombok (LOP), Padang (PDG), Jakarta Pondok Gede (JKG), Batam (BTH), dan Balikpapan (BPN) yang diberangkatkan menuju Madinah.

Daftar ke-11 kloter tersebut adalah sebagai berikut:



1. SUB 035, perkiraan jumlah anggota jamaah 449 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Qawafil pada pukul 08.01 waktu Arab Saudi;

2. JKS 036, estimasi jumlah anggota jamaah 445 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rabitat pada pukul 08.20 waktu Arab Saudi;

3. JKS 037, estimasi jumlah anggota jamaah 447 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rabitat pada pukul 11.00 waktu Arab Saudi;

4. SOC 035, estimasi jumlah anggota jamaah 357 orang, berangkat ke Madinah dengan 8 Bus Rawahil pada pukul 12.30 waktu Arab Saudi;

5. JKS 038, estimasi jumlah anggota jamaah 444 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rabitat pada pukul 14.00 waktu Arab Saudi;

6. LOP 001, estimasi jumlah anggota jamaah 360 orang, berangkat ke Madinah dengan 8 Bus Saptco pada pukul 15.30 waktu Arab Saudi;

7. PDG 010, estimasi jumlah anggota jamaah 454 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rawahil pada pukul 17.30 waktu Arab Saudi;

8. JKG 022, estimasi jumlah anggota jamaah 389 orang, berangkat ke Madinah dengan 9 Bus Rawahil pada pukul 17.18 waktu Arab Saudi;

9. BTH 015, estimasi jumlah anggota jamaah 433 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rawahil pada pukul 17.24 waktu Arab Saudi;

10. JKS 039, estimasi jumlah anggota jamaah 450 orang, berangkat ke Madinah dengan 10 Bus Rawahil pada pukul 17.42 waktu Arab Saudi;

11. BPN 010, estimasi jumlah anggota jamaah 357 orang, berangkat ke Madinah dengan 8 Bus Rawahilpada pukul 17.57 waktu Arab Saudi.

Pewarta: Gusti NC Aryani
Editor: Fitri Supratiwi
Copyright © ANTARA 2016