Jakarta (ANTARA News) - Fitur keamanan tambahan pada Facebook Messenger telah melewati uji coba, dan kini resmi hadir untuk seluruh pengguna layanan tersebut.

Beberapa bulan yang lalu, Facebook mulai menguji enkripsi end-to-end di Messenger dan saat ini fitur tersebut tersedia untuk semua pengguna.

Sama seperti WhatsApp, perusahaan pesan instan yang telah menawarkan fitur tersebut, Messenger menggunakan Signal Protocol yang dikembangkan oleh Open Whisper Systems.

Untuk mendapatkan chatting end-to-end terenkripsi dengan seseorang, pengguna harus memulai "percakapan rahasia" dengan orang itu. Opsi ini dapat diakses dengan menekan nama orang dalam percakapan biasa.

"Percakapan rahasia" tersebut benar-benar terpisah dari komunikasi lainnya antara kedua belah pihak. Selain itu, hanya dapat diakses dari perangkat tunggal dan tidak akan disinkronkan ke seluruh teman chat.

Facebook mengatakan fitur tersebut diperlukan untuk menjaga keamanan kriptografi pesan, bahkan Facebook mengklaim tidak dapat mengakses atau memantau pesan terenkripsi.

Dalam "percakapan rahasia" pengguna tidak akan dapat bertukar GIF dan video. Namun, berbagi gambar masih dapat dilakukan, begitu pula stiker. Sebagai bonus tambahan, pengguna juga dapat mengatur timer sendiri pada pesan mereka, ala Snapchat, mulai dari lima detik hingga sehari.

Seperti telah disebutkan, fitur tersebut saat ini tersedia untuk semua pengguna Messenger, tapi masih merupakan fitur tambahan dan dibutuhkan versi terbaru dari aplikasi tersebut.

Meski demikian, diperkirakan mayoritas pengguna kemungkinan akan terus menggunakan saluran komunikasi yang tidak terenkripsi, demikian dikutip dari GSM Arena.

Penerjemah: Arindra Meodia
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016