Jakarta (ANTARA News) - PT Sarana Multi Infrastruktur (SMI) akan menerbitkan obligasi berkelanjutan I tahap I tahun 2016 sebesar Rp5 triliun yang sepenuhnya digunakan untuk kegiatan pembiayaan proyek infrastruktur.

"Penerbitan obligasi ini selain bertujuan untuk membiayai proyek, juga mempertimbangkan tingginya permintaan," ujar Direktur Utama Sarana Multi Infrastruktur Emma Sri Martini di Jakarta, Rabu.

Ia menambahkan obligasi yang ditawarkan itu merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan I Sarana Multi Infrastruktur dengan total nilai sebesar Rp30 triliun.

Ia menyampaikan berinvestasi dalam obligasi yang ditawarkan perseroan merupakan pilihan bijak, selain penggunaannya untuk sektor infrastruktur yang menjadi prioritas pemerintah, Sarana Multi Infrastruktur juga merupakan BUMN sehingga memiliki prospek baik dan risiko yang termitigasi.

Emma memaparkan obligasi itu terdiri dari empat seri, yakni seri A berjangka waktu 3 tahun dengan kupon yang ditawarkan di kisaran 7,25-8 persen, seri B berjangka waktu 5 tahun (7,5-9,25 persen), seri C berjangka waktu 10 tahun (8,15-8,9 persen), dan seri D berjangka waktu 15 tahun (8,40-9,15 persen).

"Perseroan memperoleh hasil pemeringkatan idAAA (triple A) dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) atas surat utang jangka panjang itu," katanya.

Ia mengatakan obligasi itu akan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia dan dijamin dengan seluruh harta kekayaan perseroan, baik barang bergerak maupun barang tidak bergerak, baik yang telah ada maupun yang akan ada di kemudian hari.

Tercatat, dalam kurun waktu tujuh tahun beroperasi, perseroan memiliki total aset sebesar Rp34 triliun dengan CAGR pertumbuhan sebesar 64 persen. Sedangkan laba bersih di semester I 2016, sebesar Rp688 miliar, naik 125 persen dari laba bersih per Desember 2015.

Sementara itu, periode book building atas obligasi yang ditawarkan itu dilakukan pada 12-15 Oktober 2016, dengan perkiraan tanggal efektif 4 November 2016.

Penawaran umum pada 8-10 November 2016 dan penjatahan pada 11 November 2016. Sedangkan pencatatan di Bursa Efek Indonesia direncanakan pada 16 November 2016.

Aksi korporasi ini, Sarana Multi Infrastruktur menunjuk BCA Sekuritas, CIMB Securities Indonesia, Danareksa Sekuritas, Indo Premier Securities, Mandiri Sekuritas, Maybank Kim Eng Securities, dan Trimegah Sekuritas Indonesia sebagai penjamin pelaksana emisi.

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Heppy Ratna Sari
Copyright © ANTARA 2016